Thursday, September 29, 2016

Isekai wa Smartphone to Tomoni Chapter 09 Bahasa Indonesia


Arc 01: Dihidupkan Kembali ke Dunia yang Berbeda

Chapter 09 : Atribut dan Sihir Perpindahan



            “Etto... kalau begitu, mari kita mulai.”

Apakah dia sedikit gugup? Lindsey bicara dengan canggung. Entah kenapa dia menunjukkan rasa malu terhadap orang asing atau lebih tepatnya, dia memberikan kesan yang terlalu lemah lembut. Sepertinya dia harus mencontoh kakaknya..... meskipun harus dipertimbangkan lagi? Aku pikir dia sudah mulai terbuka jika dibandingkan dengan pertama kali kita bertemu.

Pelajaran sihirku akan dimulai hari ini, jadi aku akan mengambil istirahat dari pekerjaan guild. Di halaman belakang penginapan, aku sedang berhadapan dengan Lindsey sambil duduk di kursi yang sudah usang dan meja yang aku pikir itu sudah tidak digunakan.

Ah, karena Elsie mengatakan bahwa dia tidak akan bergabung dengan kami, dia pergi ke guild pagi-pagi untuk melakukan pekerjaan yang bisa dilakukannya sendiri.

            “Kalau begitu, Lindsey-sensei mohon bantuannya.”

            “Se-sensei...! Auu...”

Lindsey mukanya tiba-tiba berubah menjadi merah dan mengarahkan pandangannya ke bawah. Gawat, dia benar-benar manis.

            “Jadi, pertama-tama apa yang akan kita lakukan?”

          “Ah iya. Mari kita mulai dengan mempelejari dasar-dasarnya, tapi..... ada beberapa jenis [Atribut] dalam sihir.”

            “Atribut?”

            “Itu adalah semacam api dan air. Etto, semuanya ada tujuh atribut, yaitu api, air, bumi, angin, cahaya, kegelapan dan non-atribut. Dan kita telah mengetahui kemarin bahwa Touya-san memiliki atribut air.”

Aah, tentang batu sihir kemarin? Aku yakin bahwa aku memiliki atribut air karena aku mampu mengeluarkan air.

            “Meskipun tidak ada masalah karena kita menemukannya saat pertama kali mencobanya dengan atribut air, jika gagal, kita berniat untuk mencoba dan menggunakan batu sihir dan atribut yang berbeda”

            “Bahkan jika kau bilang aku bisa menggunakan sihir, apakah itu berarti...... setiap masing-masing orang bisa memiliki berbagai atribut sihir?”

            “Betul. Aku juga bisa menggunakan 3 atribut, yaitu api, air, dan cahaya. Sedangkan ke-empat lainnya, aku tidak bisa menggunakannya walaupun itu adalah sihir untuk pemula. Juga untuk ketiga atribut yang bisa kugunakan, aku bagus dalam atribut api, tapi aku buruk dalam atribut cahaya,”

Apakah itu berarti untuk orang-orang yang lahir di sini, mereka tidak bisa memilihnya sendiri? Itu berarti mereka harus menyerahkannya pada Kami-sama. Ternyata Kami-sama pun memiliki masalah juga.

            “Aku bisa memahami atribut api dan air, tapi bagaimana dengan cahaya, kegelapan, dan non-atribut?”

            “Nama lain untuk cahaya adalah sihir suci (Holy Magic). Itu adalah sihir yang menggunakan cahaya sebagai medianya dan sihir penyembuhan juga termasuk ke dalamnya. Kegelapan adalah sihir pemanggilan (Summoning Magic)... kamu dapat memperbudak iblis dan monster melalui kontrak. Dan sekarang untuk non-atribut, ini adalah sihir khusus yang tidak sesuai dengan ke-enam yang lainnya. Ini adalah atribut sihir untuk sebagian besar orang tertentu. Penguatan tubuh Onee-chan juga termasuk ke dalam atribut ini.”

Aku mengerti. Tampaknya itu adalah kemampuan yang berguna.

            “Semua atribut sihir kecuali non-atribut mewujudkan sihir untuk pertama kalinya setelah mantra selesai di ucapkan. Pertama, mari kita mencari tahu atribut-mu karena kita akan keslulitan jika tidak tahu apa saja atribut-mu.”

Kemudian, Lindsey mengeluarkan batu sihir dari kantong dan menaruhnya di atas meja. Ada tujuh totalnya, merah, biru, coklat, hijau, kuning, ungu dan warna transparan.

            “Masing-masing dari batu ini adalah api, air, tanah, angin, cahaya, kegelapan, dan non-atribut. Mari kita pastikan satu persatu.”

Pertama-tama aku mengambil batu sihir yang berwarna merah dan kemudian mengkonsentrasikan pikiranku. Aku mengucapkan kata-kata yang Lindsey ajarkan.

[Api keluarlah]

Batu sihir mulai terbakar dan mulai membara. Itu keluar begitu aku melepaskan batu sihir dari tanganku secara terburu-buru. Bahaya!

            “Itu tidak apa-apa, tidak akan panas untuk orang yang mengeluarkan api dengan sihir, tapi kau harus berhati-hati karena kau akan merasakan panas jika itu menyambar pada pakaianmu.”

            “Begitukah?”

Aku mengambil batu sihir sekali lagi dan mencoba untuk melapalkan mantranya. Itu benar-benar tidak panas setelah apinya menyala lagi. Akankah pengguna akan terbakar jika ini menyebar ke sesuatu yang lain? Aku kira sepertinya api yang telah menyebar tidak lagi didukung dengan sihir... bagaimanapun juga, apinya tidak terlalu besar?

            “Sepertinya tidak terlalu besar, bukan?... Aku rasa kau dapat mengendalikannya dengan benar setelelah kau terbiasa. Jangan terlalu banyak mengkonsentrasikannya. Sebaliknya, kau mungkin bisa menekannya sedikit jika kau merasa terganggu.”

Aku akan mencoba seperti itu meskipun kedengarannya aneh. Karena batu sihir telah dikonfirmasi, aku melanjutkan ke batu sihir selanjutnya yang berwarna coklat dan menggenggamnya dengan tanganku. Kali ini, aku tidak terlalu berkonsentrasi pada batu sihir dan mengucapkan  kata-katanya dengan santai.

[Bumi keluarlah]

Butiran halus pasir jatuh dari batu sihir *zazaza* ke meja. Aaah, itu penuh dengan pasir, aku harus memberesakannya nanti...

Selanjutnya adalah batu sihir yang hijau.

[Angin keluarlah]

Kali ini hembusan angin tiba-tiba bertiup dan pasir di atas meja tertiup. Sepertinya aku tidak harus membersihkannya lagi, tapi bahkan batu sihir yang lainnya ikut tertiup juga. Ahh, mou.

[Cahaya keluarlah]

Terlalu terang! Batu sihir memancarkan kilauan cahaya seperti stroboscope di depan mataku.

[Kegelapan keluarlah]

Ini adalah salah satu yang tidak aku ketahui. Sesuatu seperti kabut hitam mulai mengapung di sekitar batu sihir. Menyeramkan!

Aku melihat ekspresi lucu Lindsey setelah aku mencoba ke-enam batu sihir itu. Meskipun sebelumnya dia terlihat senang, cara bicaranya sedikit demi sedikit menurun sampai ekspresinya yang penurut berubah menjadi serius.

            “...Apa ada yang salah?”

            “Aah, tidak, hanya saja ini adalah pertama kalinya aku melihat orang yang memiliki enam atribut... aku saja hanya dapat menggunakan tiga atribut. Meski begitu, orang semacam itu sangat jarang. Tapi tetap saja... menakjubkan .”

Jadi itu sebabnya, unn. Ini juga merupakan salah satu efek pemberian dari Kami-sama yang membuatku merasa agak curang. Aku merasa sedikit bersalah karena ada orang yang tidak bisa menggunakan sihir bahkan jika mereka menginginkannya.

Apa boleh buat bahkan jika aku mencoba untuk mengkhwatirkannya. Yang terakhir, aku mengambil batu sihir yang transparan.

            “...Hah? bagaimana cara mengunakan yang satu ini?”

Aku telah mengatakan [Kelaurlah] untuk mengaktifkannya sampai sekarang, tapi tidak ada yang terjadi? Terasa sedikit aneh.

            “Sihir non-atribut adalah sihir yang khusus. Tidak terlalu diputuskan oleh mantra., karena kamu hanya perlu mengkonsentrasikan kekuatan sihir dan nama sihir untuk mengaktifkannya.”

Hmm, jadi begitu, benar-benar mudah untuk digunakan.

            “Sebagai contoh, penguatan tubuh Onee-chan diaktifkan ketika dia mengucapkan [Boost]. Selain itu, [Power Rise] meningkatkan kekuatan serangan fisikmu dan ada juga gerakan sihir yang tidak biasa, [Gate] yang dapat digunakan seperti teleportasi.”

Jadi, ini adalah sihir non-atribut yang mudah digunakan, tidak seperti ke-enam atribut yang lainnya

            “... Tapi, bagaimana aku bisa mengetahui apakah aku bisa menggunakan non-atribut dan bagaimana cara memakainya?”

            “Onee-chan bilang bahwa dia entah bagaimana tahu nama sihir-nya. Non-atribut disebut sihir pribadi karena jarang ada orang lain yang dapat menggunakan sihir yang sama.”

Err, jika begitu, maka itu sulit.

”Kalau begitu, sekarang aku tidak tahu apakah aku memiliki bakat atau tidak untuk sihir non-atribut”

            “Tidak, kita akan tahu jika kau dapat menggunakan sihir non-atribut dengan batu  sihir yang kau pegang. Karena meskipun sihir tidak diaktifkan, akan ada beberapa perubahan seperti batu sihir bersinar sejenak atau sedikit bergetar.”

            “Bagaimana jika tidak ada perubahan?”

            “... Aku rasa, itu berarti kau tidak mempunyai bakat pada non-atribut.”

Untuk saat ini mari kita mencobanya......

Bukankah akan lebih mudah jika aku dapat menggunakan sesuatu seperti sihir teleportasi mirip dengan kemarin ketika kami harus berjalan kaki ke hutan?

OK. Dengan batu sihir transparan di tanganku, aku bergumam.

[Gate]

Tiba-tiba, cahaya dilepaskan dari batu sihir dan di sebelah kami ada dinding tembus pandang yang memancaharkan cahaya pucat. Ukurannya hampir sama dengan pintu. Aku membayangkan sebuah pintu, tapi ketebalannya pun tidak sampai satu sentimeter, itu lebih terlihat seperti latar.

            “Jadi itu mungkin.”

            “... Begitulah.”

Lindsey menjawab kata-kataku sambil menatap kosong dengan kagum.

Saat aku dengan takut menyentuh latar itu, sebuah riak menyebar dari ujung jariku yang menyentuhnya. Sepertinya terbuat dari selaput air. Aku mengulurkan tanganku pada selaput air itu dan menariknya kembali saat memastikan bahwa tidak ada masalah. Lalu aku mengambil keputusan dan memasukkan kepalaku.

            “... Apa yang kau lakukkan, Elsie?”

            “A, Ap, apa yang kau katakan... Touya!? Bagaimana ini bisa terjadi!?

Aku menarik kembali wajahku sejenak, lalu aku membantu Lindsey dengan tanganku dan kami bergerak bersama ke hutan.

            “Lindsey, juga!? Eh, eh, eh, apa ini, dari mana kalian datang!?”

Lindsey menjelaskan secara singkat kepada Elsie dengan panik. Rupanya, ini adalah hutan timur yang kami datangi sebelumnya. Elsie sedang mengumpulkan tanaman herbal di sini. Dia masih syok ketika dinding cahaya muncul tiba-tiba dan lengannya tertarik keluar, tampaknya dia tidak bisa berdiri karena takut saat lengannya tertarik.

            “Sepertinya kita bisa pergi kemana pun dengan memakai sihir [Gate]. Mungkin, saat Touya-san menggunakan sihir, kau berpikir tentang tempat ini...”

Ah, benar. Aku berpikir tentang kejadian kemarin, tidak perlu berjalan, bukan?

            “Ha, ini berarti kau dapat menggunakan semua atribut sihir...... kau sedikit aneh.”

Elsie bergumam dengan kagum. Yah, aku bisa mengerti perasaannya.

            “Aku belum pernah melihat orang yang dapat menggunakan semua atribut. Touya-san benar-behar hebat .”

Lindsey merasa kagum bertentangan dengan Elsie.

Tampaknya koleksi tanaman herbalnya lebih, kemudian kami melewati gerbang bersama-sama dan kembali ke halaman belakang penginapan.

            “Aku kembali dalam sekejap meskipun butuh waktu dua jam untuk pergi ke sana. Sihir ini benar benar berguna.”

Elsie mengatakan bahwa pekerjaannya telah selesai dan dia akan melaporkannya ke guild.

Kami mengakhiri pelajaran sihir untuk saat ini dan dengan demikian kami memutuskan untuk kembali ke penginapan karena sudah waktunya makan siang. Aku ingin tahu apa menu hari ini. Aah, aku lapar.



⟵Back         Main          Next⟶





Related Posts

Isekai wa Smartphone to Tomoni Chapter 09 Bahasa Indonesia
4/ 5
Oleh

3 komentar

June 14, 2017 at 2:06 PM delete

Wait ini orang avatar semua elemen dia kuasai

Reply
avatar
June 18, 2017 at 5:29 PM delete

Semua berubah sejak negara api menyerang

Reply
avatar
June 20, 2017 at 12:12 AM delete

Wih ini kyknya bakal kaya avatar nih 😂

Reply
avatar