Monday, October 24, 2016

Isekai wa Smartphone to Tomoni Chapter 29 Bahasa Indonesia


Arc 4 – Anggota Keluarga Kerajaan


Chapter 29 : Silver Wolf dan Great Ape

Kami pergi ke guild bersama-sama pada esok harinya.

Karena pakaian Yumina yang terlalu mempesona dan terlalu menarik perhatian saat berjalan di sekitar kota, kami meminjam pakaian dari Lindsey dan Elsie untuk dipakai.

Blus putih yang dihiasi dengan pita di dada dan jaket hitam,  kaus kaki hitam yang sampai lutut dengan culottes biru. Meskipun pakaian milik orang lain, itu sangat cocok dan memberikan perasaan yang menyenangkan.

Rambut pirang panjang yang dikepang, untuk membuat dia agar lebih mudah bergerak.

Aku pikir matanya yang aneh akan menarik perhatian, tapi sepertinya itu bukan kejadian yang aneh di dunia ini. Dengan matanya yang aneh, bukan berarti dia membawa mata yang jahat.

Dari hanya penampilannya saja, itu sudah membuat dia seperti gadis normal, atau setidaknya dia secara normalnya akan di tempatkan dalam kategori gadis yang cantik.

            “Sepertinya akan menarik, jika Yumina menikah dengan Touya, karena dengan begitu Touya akan menjadi Raja selanjutnya?”

            “Hmm... benar juga. Aku akan senang jika itu terjadi. Untuk melakukan hal itu, Touya harus diakui oleh para bangsawan dan orang-orang lainnya. Jika kau sudah mempunyai anak, maka anak itu akan menjadi penerus berikutnya.”

Saat mendengarkan Elsie dan Yumina bicara sepanjang jalan menuju ke guild, aku mengirimkan teriakan yang tulus kepada Raja. Lakukan yang terbaik, untuk kebahagianku. Aku ingin tahu apakah aku harus mencari dengan smartphone bagaimana caranya untuk membuat minuman penambah stamina...... Tidak! Itu seperti aku telah memutuskan untuk menikah dengan Yumina!

            “Asal kalain tahu saja, aku tidak berminat untuk menjadi Raja”

            “Kami tahu. Ada cara lain agar bisa menentukan penerus selanjutnya! Seperti anak yang lahir dalam keluarga pamanku, uumm, atau jika anak kita yang lahir adalah anak laki-laki”

Apa ini, antara kita? Berkata sendiri, kemudian wajahnya menjadi merah setelah melibatkanku.

Kami memutuskan untuk mempersiapkan perlatan bagi Yumina, jadi kami mampir dulu ke [Toko Senjata Kumachi] sebelum pergi ke guild. Jika mereka bertanya apakah kita punya uang, aku akan menunjukkan kepada mereka hadiah perpisahan yang aku terima dari Raja yang bergencing uang di dalamnya. Aku punya perasaan buruk, jika aku menunjukkan kepada mereka bahwa aku menerima kantong yang berisi 50 koin emas putih, sebagai hadiah perpisahan mungkin itu terlalu banyak.

Aku bertanya kepada pemilik toko Kumachi untuk menujukkan sebuah busur. Berbagai macam barang yang ada di sini tidak sebaik di ibukota, tetapi wajar saja karena berbeda kelas. Ketika memilih mana yang akan dibeli, Yumina menarik tali busur dan memeriksa sensasinya, sedikit panjang dan ringan, bentuknya seperti huruf M, dan dia akhirnya memilih busur itu.

Sepertinya dia ingin yang lebih mudah ditangani dan bisa menembak dari jarak yang jauh. Hal ini tentu sulit bagi seorang gadis kecil untuk menggunakan sebuah busur yang panjang.

Kami membeli sebuah quiver dengan satu set 100 panah pada waktu yang sama. kami juga membeli pelindung dada yang berkulit putih bersama dengan sepatunya yang cocok. Bagus, dengan begini dia setidaknya OK, pikirku.

Kami masuk dengan Yumina ke dalam guild yang ramai seperti biasanya.

Orang-orang yang juga berada di guild, mereka berbalik dan mengalihkan pandangannya kepada kami, beberapa orang melemparkan tatapan yang tajam kepadaku.

Pada awalnya aku tidak mengerti alasan mereka, tapi sekarang aku mulai mengerti.

Elsie dan Lindsey, juga Yae... mereka cukup imut meskipun jika mereka tidak terlihat langsing. Dan dalam pandangan mereka, bahwa aku sedang dikelilingi oleh gadis-gadis yang imut.

Sebenarnya, ketika gadis-gadis itu tidak hadir, akan mudah untuk menghilangkan perasaan semacam ini yang tidak aku suka.

Tapi sekarang lebih baik berada bersama dengan kelompok ini daripada tidak sama sekali.

Saat aku sedang meminta Onee-san dari meja resepsionis untuk mendaftarkan Yumina, Elsie dan yang lainnya pergi ke papan permintaan untuk memilih pekerjaan yang akan kami ambil.

Kami telah menyelesaikan pendaftaran, dan ketika kita pergi ke tempat yang lainnya berada, mereka sedang memegang kertas permintaan yang berwarna hijau.

            “Apakah kau benar-benar akan mengambil yang itu?”

            “Yah, aku ingin tahu bagaimana dengan yang satu ini”

Aku menyerahkan formulir permintaan. Ini adalah tugas penaklukan. Umm,

            “Lima great ape.... Demon beast jenis seperti apa mereka?”

            “Mereka adalah demon beast berjenis kera besar. Mereka membentuk beberapa kelompok dan akan menyerang. Mereka akan mudah jatuh ke dalam perangkap, karena mereka tidak terlalu pintar, tapi kita harus waspada dengan kekuatannya. Jika itu dengan kemampuan kita, kita mungkin dapat menangani mereka tanpa masalah.”

Monster dengan kekuatan yang tinggi. Meskipun begitu, sepertinya Raja mereka akan dikerumuni dengan jumlah kera yang banyak. aku menyerahkan formulir permintaan pada Yumina, sambil berpikir tentang penjelasan yang kita dengar dari Lindsey.

            “Bagaimana? Apakah akan baik-baik saja?”

            “Tentu saja tidak masalah, pasti akan berhasil!”

Kartu guild kami adalah hijau, tapi milik Yumina masih hitam, karena pemula. Meskipun kita tidak perlu untuk mencocokannya. Tapi, Yumina menolak dan ingin memiliki warna yang hijau juga.

Hitam > Ungu > Hijau > Biru > Merah > Perak > Emas.

Hitam > Pemula

Ungu > adventure pemula

Hijau > adventure kelas tiga

Biru > adventure kelas dua

Merah > adventure kelas satu

Perak > adventure kelas top

Emas > Pahlawan (Eiyuu)

Kurang lebih seperti itu. Saat peringkatmu naik, akan semakin sulit untuk naik ke tingkat selanjutnya. Kebeteluan, tidak ada petualang yang sudah berperingkat emas di negeri ini. jadi itu berarti pahlawan masih belum ada.

Untuk saat ini, kita mengambil permintaan untuk menaklukan great ape, tempatnya berada di sebelah selatan dari sini, tampaknya itu adalah hutan yang berada di seberang sungai Alaine.

Sayangnya, karena kami belum pernah pergi ke arah selatan, aku tidak dapat menggunakan sihir [Gate] sehingga kami harus menggunakan kereta kuda.

Elsie dan Lindsey duduk di kursi pengemudi, aku, Yae, dan Yumina duduk di belakang. tampaknya Yumina juga bisa mengendarai kereta kuda, meskipun dia putri- tidak, justru karena dia adalah putri? Apakah karena untuk berpergian jauh, jadi harus memakai kereta kuda? Kebetulan orang-orang yang tidak bisa mengendarai kuda di dunia ini adalah kaum minoritas....

            “Nn, karena kita selalu menyewa kereta setiap kali, apakah aku haru membelinya?”

            “Meskipun ada segala macam kereta kuda, itu tidak baik? Selain itu, mengurus kuda sangat sulit. Kita tidak bisa hanya menyerahkannya pada [Silver Moon] sepanjang waktu.”

Itu benar. Sepertinya itu tidak bagus. Sejujurnya, aku tidak bisa merawat kuda. Karena aku tidak bisa merawatnya, maka sepertinya aku tidak harus membelinya.

Kereta kuda maju terus ke depan, di saat kami sedang mengobrol, tiga jam kemudian, kami menyeberangi sungai Alaine dan tiba di hutan selatan.

Sekarang, di mana great ape itu? aku dapat mencari mereka menggunakan [Search], aku biasanya akan menyadari demon beast dalam radius 50 meter. Aku juga bisa menggunakan [Long Sense], itu seperti memliki alter-ego dalam jarak jauh, tapi sepertinya itu tidak mengubah fakata bahwa aku harus mencarinya di semua hutan. Namun, tingkat pencariannya akan sedikit berkurang.

Melihat peta di smartphone, hutan besar ditampilkan. Dari sini, mencari demon beast tertentu sangat sulit. Bahkan fungsi pencarian dari petak tidak bisa mencari makhluk hidup atau demon beast.

Seperti yang diharapkan, kita harus terus mencari. Ketika kita mencoba untuk menginjakan kaki ke dalam hutan, Yumina menghentikan langkahnya.

            “Maaf, bisa aku menggunakan sihir pemanggilan sebelum kita memasuki hutan?”

            “Sihir pemanggilan? Memanggil sesuatu?”

            “Ya, meskipun kita sedang mencari great ape, ini mungkin akan membantu kita.”

Yumina menjauh sedikit dari kami dan mulai mengaktifkan sihirnya.

[Kegelapan datanglah, apa yang aku lihat adalah serigala berwarna perak; Silver Wolf]

Ketika dia selesai melafalkan mantranya, silver wolf mulai keluar dari bayangan Yumina satu per satu, yang semuanya berjumlah lima. Ukuran mereka sekitar 1 meter. Mereka berkumpul di sekitar Yumina sambil mengibaskan ekornya, salah satu dari serigala itu sedikit lebih besar dengan pola salib di dahinya.

            “Anak-anak ini juga akan membantu mencari. Karena kita dapat berkomunikasi meskipun berjauhan, kita akan tahu dengan segera jika mereka telah menemukannya.”

Aku mengetri. Anjing.... maksudku, serigala. Aku ingin tahu apakah mereka dapat menemukannya lebih cepat dengan indra penciuman mereka.

            “Kalau begitu, semuanya tolong bantu aku.”

Saat Yumina memberi perintah, mereka berlari ke dalam hutan sambil menggonggong *wan* jadi ini yang namanya sihir pemanggilan. Aku juga waktu itu melihat manusia kadal, dapatkah aku menggunakannya juga?

Sambil melangkah maju ke hutan, aku mencoba bertanya kepada Yumina.

            “Pada dasarnya, jika kau dapat membuat kontrak dengan demon beast yang dipanggil, kau dapat mempelajarinya. Kondisi kontrak untuk anak-anak tidak sulit sehingga aku bisa membuat kontrak dengan mudah. Saat mereka muncul, maka kau harus menunjukkan semangat bertarungmu kepada mereka, menjawab kebutuhan mereka. Semakin kuat, maka akan semaki sulit bagi mereka untuk mematuhi.”

Aku mengerti. Jadi semakin kuat demon beast maka semakin kuat juga persyaratannya.

Berpikir tentang itu sambil melihat keadaan di sekeliling, Yumina tiba-tiba berhenti.

            “.... Sepertinya anak-anak telah menemukannya. Ah, namun sepertinya jumlah mereka sedikit banyak. Ada tujuh dari mereka.”

            “Aku pikir kita lebih baik membasmi meraka sekaligus. Jika salah satu dari mereka lolos, ada kemungkinan bahwa mereka akan memanggil bantuan.”

Aku juga setuju dengan ide Lindsey. Ada kemungkinan bahwa jumlah mereka lebih dari tujuh. Aku pikir kita harus menyerang selagi kita bisa.

            “Yumnia, bisakah kau memancing great ape ke sini?”

            “Itu mungkin, tapi..... apa yang akan kau lakukan?”

            “Aku akan membuat perangkap. Jika hanya sesuatu seperti perangkap, maka aku dapat melakukannya dengan cepat memakai sihir bumi.”

Aku membuat beberapa perangkap dengan sihir bumi, lalu kita bersembunyi di balik pohon. Tidak lama kemudian *Goaaagaaaa* mereka berteriak dan mengaum bersama-sama, mengejar serigala Yumina, beberapa great ape terlihat.

Mereka sedikit lebih besar dari gorila dengan taringnya yang panjang. Great ape dengan telinga yang runcing, mata merah terang, dan ekspresinya yang ganas sedang mengejar sergiala.

Sebelum perangkap disamarkan di tanah, serigala membuat lompatan yang jauh di atas perangkap. Tanpa berpikir panjang, great ape maju lurus ke depan dan jatuh ke dalam perangkap.

            “Gogaooo!?”

            “Sekarang!”

Aku, Yae, dan Elsie melompat keluar dari belakang pohon. Tiga dari mereka jatuh ke dalam perangkap. Mereka terkubur di dalam tanah, dan sedang berjuang untuk keluar.

Dengan cepat, panah menusuk ke salah satu mata dari mereka. Yumina, kah? Dari titik buta, great ape sekarang kehilangan matanya, Yae menyerang maju dan menebas pada bagian lehernya.

[Api datanglah, memutarlah; Firestorm]

Sebuah api tornado yang dikeluarkan oleh Lindsey menghantam kedua great ape yang sedang terperangkap. Dua dari mereka hangus dalam waktu yang singkat, aku dan Lindsey memberikan pukulan kepada great ape yang sudah lemah.

Tanpa membiarkan kita menarik napas, sisa dari keempat great ape telah muncul. Mendekat ke arah kami, mengeraskan aumannya dan tanah pun begetar saat monster itu mengayunkan tangannya yang besar.

[Slip!]

            “Ugaa!?”

Salah satu dari great ape itu jatuh karena sihirku. Panah diluncurkan dan menusuk great ape yang terjatuh. Terakhir, Yae melompat ke dadanya dan menusuknya dengan pedang, great ape berhenti bergerak.

[Boost!]

Elsie yang telah mengaktifkan sihir untuk memperkuat tubuhnya, jatuh ke perut great ape, kemudian melancarkan sebuah pukulan pada perut secara terus menerus. Terlihat sudah tidak tahan lagi untuk memukulnya, kemudian serigala Yumina mulai menyerang great ape yang terjatuh.

Tinggal dua lagi yang tersisa.

[Petir keluarlah, tombak petir putih; Thunder Spear!]

[Api keluarlah, tombak berapi merah; Fire Spear!]

Yumina dan Lindsey mengeluarkan sihir mereka. Sebuah atribut angin dan atribut api, dua tombak sihir menusuk dada dari kedua great ape.

Gugogaaaaaa! Mereka berteriak di saat-saat terakhir dan keduanya jatuh.

Ooh, hebat. Skill dengan sihir tingkat yang sama seperti Lindsey? Yang berarti, enam atribut jenis sihir itu lebih tinggi dariku? Sihir tingkat lanjut, terutama sihir serangan yang tidak mudah untuk dikuasai. Meskipun aku cukup baik dengan sihir cahaya.

Ketujuh dari great ape telah berhasil dikalahkan. Dengan ini pertempuran berakhir. Ini bagus, bahwa itu dapat diselesaikan dengan cepat dari yang aku duga.

Lima serigala melompat ke dalam bayangan Yumina dan menghilang.

            “Err, bagaimana dengan aku?”

Apa yang Yumina katakan, mungkin apakah dia akan diterima atau tidak dalam party. Terus terang saja, dia bukanlah beban justru dia sangat membantu.

            “Aku tidak masalah dengan kemampuannya”

            “Sihirmu sangat hebat ~ desu”

            “Dan juga, kau sangat membantu ~ de gozaru na”

Mereka memberikan komentar pada kemampuan Yumina dan mengatakannya satu demi satu. Meskipun aku setuju..... tapi, entah kenapa membiarkan anak berusia 12 tahun untuk pergi menjalani hal-hal yang bahaya..... hmm

Gadis itu terus menatapku dengan tampilan yang cemas. Kedua matanya itu..... anak ini sepertinya tidak benar-benar mengerti?

            “.... Mulai sekarang, mohon bantuannya, Yumina”

            “Ya! Serahkan saja padaku! Touya-san!”

Yumina memelukku dengan wajah yang penuh dengan senyum. Tu-, selamatkan aku! Semuanya hanya melihat!

Aku kemudian melepaskannya, dan kami mulai mengumpulkan bagian taring dari great ape.

            “Namun, ketika Yumina bergabung dengan kami berempat, hanya akulah satu-satunya lelaki, kah....”

Aku mendesah.

            “Apakah ada masalah?”

Lindsey terlihat bingung. Sepertinya tidak menyadari masalahku

            “Kalian bertiga mungkin tidak menyadarinya, tapi aku terlihat menarik perhatian, seperti saat di guild.... dan tatapan mereka yang di arahkan kepadaku itu menyakitkan.”

            “Mengapa?”

            “Itu karena jika seseorang dikelilingi oleh gadis-gadis, mereka pasti cemburu. Karena Elsie, Lindsey, dan Yae , kalian semua imut.”

Mereka semua terdiam. Apa? Apakah aku mengatakan sesuatu yang aneh? Jika ada seorang lelaki dikelilingi oleh gadis-gadis yang imut, kau pasti akan ‘tsk’ jika kau seorang laki-laki.

            “L-Lagi, sekali lagi, apa yang kau katakan tadi, Touya. Berhenti bercanda, mengatakan sesuatu seperti aku imut...”

            “Eh, apa?”

            “””.......””””

Mengapa wajah mereka menjadi merah?

            “K-Kalau begitu, A-ayo kita kembali!”

            “.... I-Itu benar, Onee-chan!”

            “A-Ayo cepat kita kembali”

Mereka bertiga dengan cepat pergi. Ada apa dengan mereka........

Jubah lenganku ditarik beberapa kali.

            “Touya-san, bagaimana denganku? Apakah aku imut?”

            “Aku pikir kau juga imut....?”

            “Ehehe”

Yumina memelukku lagi sambil tersenyum malu. Seperti yang aku katakan, hentikan itu! setelah itu, kita kembali ke kereta kuda, mengaktifkan sihir [Gate] dan kemudian kembali ke Rifflet.

Sihir pemanggilan, kah...... aku masih belum menggunakan atribut kegelapan. Pertama, karena manusia kadal yang aku lihat, entah bagaimana gambaranku tentang atribut itu menjadi buruk.


Jika ada juga yang semacam hewan, aku akan mencoba untuk membuat kontrak, setidaknya satu. Lain kali, aku akan meminta Yumina untuk mengajariku?






Kembali ke Chapter 28                                                Menuju Chapter 30


Related Posts

Isekai wa Smartphone to Tomoni Chapter 29 Bahasa Indonesia
4/ 5
Oleh

2 komentar

June 8, 2017 at 3:43 AM delete

Ahh si touya bener2 gk peka nih :v

Reply
avatar
July 8, 2017 at 2:09 PM delete

Sumpah nih org bener bener kagak peka

Reply
avatar