Thursday, October 27, 2016

Isekai wa Smartphone to Tomoni Chapter 32 Bahasa Indonesia


Arc 5 – Menuju Ibukota Kerajaan


Chapter 32 : Perasaan Bersalah dan Sihir kuno

Setelah kembali dengan Yae ke [Silver Moon], aku kembali ke ruanganku untuk mencoba sesuatu. Aku mampu melakukan sihir [Enchantment] pada aplikasi smartphone. Apakah ada hal lain juga yang bisa aku lakukan?

Seperti, bisa melihat tempat jauh menggunakan [Long Sense] ? jika aku memberikan enchant pada aplikasi kamera.

[Enchant : Long Sense]

Aku mencoba untuk menggunakannya. Aku membuka aplikasi kamera dan melihat apa yang ditampilkan pada layar. Menggunakan [Long Sense], aku mengarahkan gambar untuk keluar dari ruangan. Itu pergi melalui dinding kamar sebelah, kamar itu adalah kamar Lindsey. Itu kosong, rupanya Lindsey sedang keluar. Oh ya, dia dan Elsie sedang pergi berbelanja.

Aku kemudian melihat layar ke kamar Lindsey. Itu adalah perasaan yang aneh. Gambar di kepalaku dan gambar pada smartphone dibagi untuk setiap masing-masing mata. Pandangan mata yang nyata dan pandangan [Long Sense]. Dengan itu, aku menekan tombol shutter..... dan mengambil foto. Berhasil. Ini bisa mengambil gambar dari kamar Lindsey.

Aku dapat menggunakan [Long Sense] untuk memotret dari jarak jauh. Aku juga bisa mengambil dari bagian yang tertutup. Aku juga mungkin bisa mengambil video dengan cara yang sama. Oh, aku mendengar suara pintu terbuka dan melihatnya, Lindsey masuk ke dalam ruangan. Ah, dia sudah pulang. Apakah Elsie juga sudah pulang?

Saat berpikir begitu, Lindsey melepaskan mantel dan membuka kancing pada blusnya. Kulit putih bersih itu datang ke pandanganku dan *dazzles* mataku. Woah!? Sialan! Aku tidak memperhatikannya, tapi tidak ragukan lagi, ini sama saja dengan mengintip! Aku panik dan melepaskan [Long Sense].

Itu berbahaya..... sedikit lebih lama lagi, dan aku bisa melihat..... huh?....... hampir.......?

Tidak! Tidak, tidak! Jika itu ketahuan, maka aku akan kehilangan kepercayaan yang telah aku bangun selama ini, dan mungkin akan mustahil untuk mendapatkannya kembali kepercayaan itu. Aku tidak salah, jika dilihat dalam sudut pandangku! Bahkan, jika aku telah melihat itu dan tidak ketahuan..... aku pikir....... ku.

            “Touya-san. Apakah kau ada?”

            “Ha, ya!? A-Ada apa!?”

Aku melompat ketika mendengar suara pintu dari gadis yang baru saja aku intip pada saat yang lalu. Aku dengan terburu-buru menyembunyikan smartphone ke dadaku. Pintu terbuka secara perlahan dan wajah Lindsey mengintip ke dalam.

            “...? Apa ada yang salah?”

            “T-Tidak!? Tidak ada yang salah sama sekali! Apakah nyu membutuhkan sesuatu dariku?”

Aku menggigit lidahku. Tenanglah diriku!

            “Hari ini, aku menemukan ini di sebuah toko antik dan membelinya, tapi......”

Lindsey menunjukkan sesuatu seperti gulungan kepadaku. Gulungan itu terbungkus di dalam silinder kayu. Ketika aku melihat isinya, aku tidak tahu apa yang tertulis di dalam gulungan itu.

            “Apa ini?”

            “Ini mungkin adalah sebuah gulungan sihir. Tapi, karena ditulis dalam bahasa sihir kuno, aku hanya bisa membacanya sebagian.....”

Aku mengerti. Jadi karena itu? aku segera mengambil gelas dari meja, koin perak dari dompetku, dan menggunakan [Modeling] untuk membuat kacamata. Ketika kacamata itu selesai, aku memberikan [Enchanted] bersama dengan [Reading] dan menyelesaikan kacamata terjemahan.

Kacamata itu berbeda dengan yang aku berikan kepada Charlotte, meskipun ia memiliki bahasa kuno dari para roh dan yang ini memiliki bahasa sihir kuno. Aku tidak memiliki petunjuk seperti bagaimana perbedaan dari mereka.

Aku menyerahkan kacamata yang telah selesai. Lindsey memakainya ketika ia menerimanya, kacamata membuatnya tampak seperti seorang gadis buku, dan itu tampak cocok dengan dirinya. Lindsey yang seperti ini ternyata imut juga.


Gadis berkacamata membuka gulungan sihir dan melihatnya




            “....! Ini luar biasa! Aku pernah mendengar tentang mereka, tapi aku bisa membacanya tanpa berhenti.”

Lindsey menggulir halaman itu ke bawah dan berkata dengan suara yang keheranan.

            “Apa yang dikatakannya?”

            “Ini adalah sihir kuno tunggal. Sepertinya ini adalah sihir atribut air..... Bubble bomb.... ini adalah sihir serangan.”

Lindsey mengerang saat membaca gulungan. Rupanya itu sangat membantu. Ini tidak benar-benar membantu dengan rasa bersalah karena telah mengintip, namun aku pikir itu adalah sedikit kompensasi. Lindsey mengatakan ingin segera mencobanya, tetapi tidak ada waktu setelah ini, dan aku akan menemaninya besok, dan akhirnya dia menyerah.

Saat Lindsey meninggalkan ruangan, aku segera menghapus foto dari bagian dalam kamar tidurnya. Itu tidak benar-benar seperti penghancuran bukti. Aku hanya tidak ingin diberikan panggilan “Pengintip brengsek”

Tapi itu bukan seperti..... [Aport] untuk pencurian..... [Long Sense] untuk mengintip..... [Gate] untuk perampokan. Dengan aplikasi kamera dan [Long Sense] yang digabungkan bisa untuk mengintip dan memfotonya........ aku pikir skill kejahatanku telah meningkat dengan pesat.... aku bersumpah dalam hatiku untuk tidak melakukan tindakan yang mencurigakan seperti itu.

Keesokan harinya, aku pergi ke hutan timur bersama Lindsey. Itu mudah untuk pergi kesana, karena aku menggunakan [Gate] dan kami pergi untuk mencari tempat yang sepi. Kami tidak akan menggunakan sihir atribut api, karena bisa mengakibatkan hutan kebakaran. Setelah tiba di tempat yang terbuka, Lindsey mengambil gulungan sihir yang kemarin. Dia membaca gulungannya beberapa kali dengan mengenakan kacamata terjemahan, menggunakan tongkat perak dia mulai mengkonsentrasikan sihirnya.

[Air keluarlah, dampak permukaan; Bubble bomb]

Sekumpulan air bergumpal di sekitar Lindsey, tetapi jatuh ke tanah. Itu mungkin gagal.

Dia mengkonsentrasikan sihirnya sekali lagi dan mengulanginya

[Air keluarlah, dampak permukaan; Bubble bomb]

Beberapa bola air muncul di sekitar tongkat, dan mereka jatuh lagi ke tanah. Gagal lagi, kah? Yah, inikan sihir kuno, jadi itu bukan sesuatu yang dapat kau pelajari dengan mudah. Lindsey membaca gulungan lagi dan mencobanya lagi, dan kemudian gagal lagi.

Meskipun ia setelah itu mencobanya beberapa kali, semua yang ia bisa lakukan adalah mengumpulkan bola air kecil dan terjatuh lagi ke tanah. Sebuah serangkaian kegagalan. Setelah percobaannya yang ke 10 kali, dia mulai terhutung-huyung dan menangkap dirinya pada bagian lutunya. Aku dengan panik menangkapnya.

            “Lindsey! Apa kamu baik-baik saja?”

            “A-Aku baik-baik saja. aku hanya terlalu banyak mengeluarkan sihir..... jika aku beristirahat sebentar...... aku akan sembuh......”

Lindsey menjawab dengan pikirannya yang kosong, tidak ada kekuatan dalam tanggapannya. Jadi inilah yang terjadi, jika kau sudah kehabisan sihir? kita tidak bisa membiarkannya seperti ini—

            “.....Ah.....! To-Touya-san....!?”

Saat kesadarannya hillang, aku membuka [Gate]. Apakah Lindsey dalam pelukanku, apakah dia merasa sakit, sakit di mana, apa dia sakit? Wajahnya sedikit memerah, tapi dia harus menerimanya untuk sementara.

Aku masuk ke [Silver Moon] dari halaman belakang, naik ke tangga, dan membuka pintu kamar Lindsey. Aku membaringkannya di tempat tidur, sehingga ia bisa tidur. Wajahnya masih memerah, tapi sepertinya dia baik-baik saja? Aku memeriksa suhu tubuhnya dengan menempelkan tanganku pada dahinya.

            “.... Ha, Hauuu.......!”

            “Tidak demam. Mungkin sedikit, aku akan memanggil Elsie sekarang.”

Aku memanggil Elsie dan dia melepaskan peralatan Lindsey. Aku tidak berhak untuk menyentuh tubuhnya, jadi aku tidak bisa melepaskan peralatannya. Aku menyerahkan sisanya pada Elsie dan meninggalkan ruangan Lindsey. Untuk berlatih sampai kehabisan sihir. Apakah itu sebuah ketekunan? Apakah Charlotte dan penyihir lainnya juga memiliki karakter yang seperti itu? kebanyakan dari mereka mungkin hanya berpikir lurus.

Keesokan harinya, Lindsey telah pulih kembali. Sihir [Recobery] biasanya membutuhkan waktu sekitar satu hari untuk benar-benar pulih kembali.

            “.... Kemarin, aku minta maaf karena telah merepotkanmu!”

Meskipun kejadian itu terjadi kemarin, Lindsey dengan rendah hati meminta maaf, aku tidak berpikir bahwa dia perlu untuk meminta maaf?

Hari berikutnya kami kembali kembali ke hutan, dan melakukan hal yang sama lagi. Lindsey gagal dan mecoba lagi, gagal dan mencoba lagi. Aku terus mengawasi dia sepanjang waktu. Setelah usahanya yang ke 9, aku menyuruh Lindsey untuk beristirahat......

            “Kau harus istirahat sebentar, Lindsey”

            “...... Baik”

Aku membawa botol minuman yang berisikan teh, dan menyerahkannya kepada Lindsey.

            “Apakah kau sudah memahaminya?”

            “... Tidak, tidak sama sekali. Semua sihir dikendalikan oleh pengetahuan dari sihir itu, karena memiliki efek yang besar, mungkin aku rasa itu cukup sulit..........”

Aku mengerti. Terlepas dari sihir, tidak akan bisa jika kau tidak dapat melihat gambaran yang jelas dari sihir itu.

Setelah sekitar 1 jam beristirahat, sihirnya telah kembali pulih, setelah gagal lagi dua kali Lindsey kembali terhuyung-huyung.

Sehari setelah itu dan hari setelah itu. Setiap hari berlatih hanya satu jam, sihir Lindsey habis dan dia harus beristirahat panjang. Jujur. Aku tidak berpikir itu sangat efisien.

            “Meski begitu, kau masih tetap saja mencobanya Lindsey. Bahkan setelah kau gagal beberapa kali, kau masih berusaha.”

            “I-Itu karena aku tidak pandai.... setelah aku mengulangi hal yang sama berkali-kali.... aku akan menginat sihirnya. Ini adalah cara yang selalu aku lakukan. Jadi, ini bukanlah sebuah kesepaktan yang bagus.”

Lindsey berkata sambil tertawa. Gadis ini, sungguh kuat. Sangat penting untuk memahami agar tidak menyerah, dan hal itu akan membuatmu menjadi berkembang. Tapi, memang benar bahwa itu masih tidak efisien. Untuk berlatih sebanyak ini.... Nah, kenapa kita tidak meminta bantuan saja kepada Charlotte? Dia kan penyihir nomor 1 di negeri ini.

Sebelum dia kehabisan sihir, kami berhenti dan kembali ke hotel dengan Lindsey dan membawa Yumina dengan [Gate] ke istana untuk menemui Charlotte. Tanpa Yumina akan sulit untuk berjalan-jalan di sekitar istana..... Kami benar-benar terlihat mencurigakan....

Charlotte berada di menara penelitian istana, tapi dia punya kantong berat di bawah matanya, dia tidak banyak istirahat. Bahkan ia masih memutukan untuk mendengarkan kami, meskipun dia meminta sesuatu sebagai balasannya. Pada lain waktu, aku dibutuhkan untuk membantu Charlotte dengan penelitiannya.....

Keesokan harinya, aku pergi dengan Lindsey ke hutan timur lagi. dia berlatih sama seperti biasa, dan gagal lagi berulang kali. Tepat sebelum sihirnya habis, Lindsey memutuskan untuk mengakhiri latihannya. Sekarang, giliranku

            “Lindsey, datang ke sini!”

            “?... ada apa?”

Aku menggenggam Lindsey dengan kedua tangan dan memeluknya erat-erat.

            “Fu, Fua!? Apa yang sedang kamu lakukan!?”

            “Tenang. Santailah!”

            “Santai!?”

            “Ah... lepaskan ketegangan pada tubuhmu!”

Panik, Lindey mulai menenangkan tubuhnya dan aku mengkonsentrasikan sihirku pada Lindsey dan menggunakan teknik yang Charlotte ajarkan padaku. Kedua tanganku agak bersinar.

[Transfer]

            “Eh!”

Dari tanganku cahaya berpindah ke tubuh Lindsey, dan Lindsey menerimanya dengan terkejut, dan meninggikan suaranya. Sepertinya itu bekerja.

            “Sihirku.... telah pulih. Tidak mungkin.... hanya dalam sekejap?”

Sihir non-atribut [Transfer] memindahkan sihir pada diri sendiri ke orang lain. Rupanya Charlotte mengajarinya sihir ini dan dia telah menggunakannya pada orang lain. Menggunakan sihir ini saat dia hampir kehabisan sihir, kemudian akan pulih kembali, Menggunakan sihir ini saat dia hampir kehabisan sihir, kemudian akan pulih kembali. Apakah dia iblis.

Tapi di sini, aku melakukan hal yang sama kepada Lindsey. Meskipun tidak memaksa seperti yang dilakukan Charlotte.

Aku telah memulihkannya untuk pertama kalinya, namun jumlah sihir yang di transfer ke Lindsey hampir tidak pada jumlah yang diperlukan untuk mempertahankan keberadaan Kohaku. Dengan kata lain, itu dikisaran pemulihan pada biasanya. Jumlah sihir Lindsey ternyata kecil. Hanya berapa banyak dari jumlah sihirku....? pokoknya, dengan ini Lindsey bisa melanjutkan latihannya tanpa harus khawatir kehabisan sihir, dan bisa terus berlatih.

[Air keluarlah, dampak permukaan; Bubble bomb]

Setelah itu, selama berjam-jam. Lindsey terus belatih. Dia memiliki konsentrasi yang luar biasa. Namun, bahkan jika level sihirnya baik-baik saja, kekuatan fisiknya tidak akan bertahan. Untuk saat ini mungkin dia harus istirahat.

            “Ternyata memang sulit.... aku tidak bisa mendapatkan garis besar dari mantranya.....”

            “Aku mengerti.....”

Setelah semuanya itu memang sulit. Sihir kuno. Yah, tidak ada orang yang mempraktekkan sihir itu lagi sehingga tidak ada yang bisa dijadikan contoh. Jika kau tidak mampu membayangkan gambarannya sendiri, kau tidak akan benar-benar bisa mengembangkannya.

            “.......Jika aku setidaknya tahu apa maksud dari Bubble bomb itu.......”

            “.......... Apa?”

Lindsey mengakuinya sambil mendesah. Eh? apa maksudmu?

            “Makusd dari Bubble bomb?”

            “? Ya. Nama sihir memiliki makna tertentu. Misalnya “Fire storm” memiliki api atau api......”

            “Tunggu, tunggu, tunggu, tunggu ~ janakute”

Hah? Inggris... dan sejenisnya tidak diterjemahkan? Bukan makna, melainkan membaca kata-kata yang dikirmkan secara langsung? Aku meminjam gulungan sihir dari Lindsey... dan membacanya dengan [Reading]..... itu dibaca “Bubble bom” pada katakana. Aku mengerti. Jadi seperti itu............
Yang berarti mereka bahkan tidak memahami arti kata [Fireball], [Fire Arrow], [Fire Storm] dan yang lainnya, yang memiliki kata “Fire” (ファイア) atau api () yang setidaknya mereka terlihat memiliki makna api.

Eh? maka semua orang telah berteriak kata-kata sihir yang mereka bahkan tidak mengerti? Sungguh cerita yang aneh...... aku tidak bisa memahaminya. Tidak ada orang lain yang menggunakan kata-kata dalam bahasa inggris? Ice (アイス) = es (). Ya Tuhan, fungsi terjemahan yang aneh. Gelembung dan bom adalah satu-satunya yang aneh? Tak satu pun dari mereka yang benar-benar digunakan dalam percakapan sehari - hari.......

            “? Ada apa?”

            “Ah, ya..... “Bubble” berarti gelembung () dan “Bomb” berarti bom (爆弾) “

            “Ah, itu adalah sesuatu yang meledak, aku rasa. Kau harus menggunakan Ini seperti sihir ‘Ledakan’ “

Setelah aku selesai menejelaskan kepada Lindsey yang tetap diam sambil berpikir, ia mengangkat kepalanya, dan mengatur tongkatnya, kemudian mulai menggunakan sihir lagi.

[Air keluarlah, dampak permukaan; Bubble Bomb]

Sebuah kumpulan air mengelilingi tongkat.... tidak, bola seperti gelembung sabun mulai melayang jauh dan itu ringan. Bola itu memiliki diameter sekitar 20 cm. Ternyata Lindsey bisa meenggerakannya, serta melayang bebas di udara, setelah beberapa saat, ia melemparkan salah satu bola itu ke pohon. Dalam sekehap, terjadi sebuah ledakan yang memiliki dampak yang luar biasa, dan pohon itu hancur berkeping-keping.

Kami terkejut saat melihatnya, kemudian Lindsey bergumam

            “.... Aku berhasil.......”

Sihir kuno [Bubble Bomb], kah? Daya hancur yang luar biasa....... Lindsey mempraktekan sihir iru sekali lagi. kali ini dia membuat 6 gelembung lebih pada saat yang sama, kemudian dia mengirim mereka ke arah pepohonan, ketika gelembung pertama menghantam pohon, semua gelembung meledak secara beruntun, dan pohon-pohon itu terhempas jauh. Sungguh kekuatan yang luar biasa...... kemudian Lindsey berbalik ke arahku dan menunduk.

            “Touya-san, terima kasih, karena berkatmu aku bisa menyelesaikannya. Terima kasih”

            “Tidak, itu berkat usahamu sendiri. Aku hanya membantunya sedikit”

Ini memalukan untuk diberi ucapan terima kasih lagi. Ketika aku berpikir tentang bagaimana dia terus menantang dirinya lagi dan lagi, yang membuatku menyadari bahwa dia sangat hebat. Untuk bekerja sangat keras, dia benar-benar telah berkembang. Aku senang, bahwa aku bisa mengetahui sisi baru dari Lindsey. Sambil berpikir begitu, aku memakai sihir [Gate] untuk kembali ke [Silver Moon].





Kembali ke Chapter 31                                                Menuju Chapter 33


Related Posts

Isekai wa Smartphone to Tomoni Chapter 32 Bahasa Indonesia
4/ 5
Oleh

2 komentar

October 27, 2016 at 7:42 PM delete

sip sip sip

lanjut terus min aku selalu menantikan nya :)

Reply
avatar