Saturday, October 1, 2016

Isekai wa Smartphone to Tomoni Chapter 12 Bahasa Indonesia

Arc 2 : Perjalanan bersama Rekan

Chapter 12 : Jepit Rambut dan Daya Tarik



Itu adalah waktu yang tepat, karena kami juga berpikir untuk pergi makan, jadi kami membawa Yae bersama dengan kami dan masuk ke sebuah restoran. Namun, dia tidak akan menerima apapun dari orang yang dia tidak kenal, jadi dia tidak mau makan.

            “Kami ingin mendengar ceritamu tentang Ishen. Sebagai gantinya, kami akan memberimu makanan. Ini bukan hanya memberi, tapi pertukaran.”

Dan kami mulai memesan setelah mengatakan itu. Mudah.  

            “... Hee, jadi Yae-san sedang melakukan perjalanan pelatihan seorang prajurit.”

           “ *Mogumogu* (mengunyah)... memang, keluargaku telah menjadi keluarga samurai dari generasi ke generasi. Kakak telah berhasil pulang ke rumah, jadi aku pergi melakukan perjalanan demi meningkatkan keterampilanku. *Gokkun* (tegukan).”

            “Aku mengerti..., kau telah mengalami kesulitan. Itu mengagumkan.”

Elsie merasa kagum pada Yae yang sedang makan daging sapi tusuk. Tidak masalah, tapi aku pikir Yae sebaiknya memutuskan apakah akan makan atau berbicara.

            “Lalu, apa yang akan kau lakukan mulai dari sekarang Yae? Apakah kau sekarang memiliki tujuan?”

            “... *Zuzu~u* (Menyeruput?), *Mogumogu*... Di ibukota kerajaan... *gokkun*, pada waktu dulu, ayahku tinggal di sana, jadi aku berpikir untuk pergi ke sana. *Zuzu*.”

Yae menjawab pertanyaanku sambil menyeruput kitsune udon. Aku sudah bilang jangan menjawabnya sambil makan.

            “Kebutulan, kita juga akan pergi ke sana. Ne, kenapa kita tidak pergi bersama-sama saja? Di kereta kuda kami masih bisa muat untuk satu orang lagi, apalagi Yae-san, itu akan mudah?”

            “Benarkah... *hafuhafuhafu* (meniup makanan yang panas)...? Walaupun aku tidak berharap untuk... *Hafu*... *mogumogu*, sesorang sepertiku... *gokkun*, apakah tidak apa-apa?”

Yae yang pipinya di isi dengan takoyaki menatap heran pada usulan Elsie. Tapi, bagaimana bisa kau makan begitu banyak!? Berapa banyak piring yang telah dia habiskan!?

            “Ini tidak masalah, kan Touya-san?”

            “Ah? Aah, aku tidak kebertan sih...”

Biaya makanan akan meroket jika kita membawa gadis ini untuk menemani kita, yang memberiku berbagai jenis perasaan khawatir.

Karena untuk saat ini kelihatan puas (Yae memakan Humberger, daging sapi tusuk, yakitori, kitsune udon, takoyaki, ikan bakar, sandwich, beef steak) kami membayar tagihannya (T_T) dan meninggalkan restoran.

Dalam perjalanan kembali, kami memutuskan untuk bertemu lagi besok, dan ketika kami kembali ke penginapan, tiba-tiba aku teringat sesuatu. `tunggu?’ dan bertanya kepada Yae tentang hal yang aku ragukan.

            “Di mana kau tinggal sekarang Yae?”

            “Ah..., eto, tidur di tempat terbuka.....”

Benar sekali. Dia tidak punya uang ...

            “Sesuatu seperti berkemah... datang ke penginapan kami saja dan kami akan menyewa kamar yang lain.”

            “Tidur sendirian di tempat terbuka sangat berbahaya .”

            “Tidak, aku minta maaf, tapi aku tidak bisa menerima begitu banyak.....”

Nah sekarang, dia tidak akan menerima uang bahkan jika itu diberikan secara normal. Oke... apa yang haru kulakukan, itu semacam bagian yang dipesan seperti di Jepang juga.

            “Yae, kau dapat menjual jepit rambutmu kepadaku.”

            “Jepit rambut..... ya?”

Yae mengambil jepit rambut yang melekat pada rambutnya. Polanya terlihat memiliki warna kuning dan coklat.

            “Itu adalah Bekko (cangkang kura-kura) jepit rambut, kan? Aku sudah sangat lama mengingingkannya. Aku pikir untuk memberikannya kepada orang yang aku berhutang budi padanya.”

            “Bekko?”

Elsie mencoba untuk bertanya tentang bahasa asing yang tidak dia ketahui.

            “Ini kerajinan tangan yang terbuat dari cangkang kura-kura. Ini barang berkualitas tinggi di negaraku.”

Terus terang, aku tidak tahu banyak, tetapi kalau aku tidak salah barang ini sudah ada sejak dahulu sekali.

Tentu saja, itu bohong kalau aku sudah menginginkannya sejak lama. Ini dalih untuk menyerahkan uang. Elsie dan Lindsey tampaknya telah mengambil pertanyaan dan sangat dianjurkan baginya untuk melakukannya.

            “Aku sih tidak masalah, jika kau puas dengan sesuatu seperti ini.......”

            “Negosiasi selesai. Kalau begitu, ini dia bayarannya.”

Aku menerima jepit rambut itu dan menukarkannya dengan satu koin emas yang aku pegang.

            “Ini, ini terlalu banyak! Aku tidak mungkin menerima sebanyak ini!.”

            “Tidak apa-apa. Terima saja. Tampaknya Touya benar-benar menginginkan jepit rambut itu, ayo, ayo, mari kita pergi ke penginapan.”

            “Tidak, tungg... Elsei-dono!?”

Elsie secara paksa membawa Yae dengan menarik lengannya. Lindsey datang untuk bertanya kepadaku sambil melihat kedua orang itu yang semakin menjauh.

            “... Apakah jepit rambut itu benar-benar mahal?”

            “Entahlah? Setidaknya, jika itu asli maka itu sangat berharga di negaraku, hanya saja aku tidak tahu tentang harga pasar.”

            “Satu koin emas, meskipun kamu tidak tahu?”

            “Aku rasa begitu, aku dengar itu barang yang bagus meskipun tidak terlihat mahal. Aku tidak berpikir bahwa aku mengalami kerugian.”

Aku menyimpan jepit rambut dalam saku bajuku sambil tertawa dan kami juga mulai berjalan menuju penginapan.

Setelah itu, Yae mendapat kamar di penginapan yang sama dengan kami tanpa masalah dan setelah tinggal di sini selama satu malam, dia menjadi rekan perjalanan di kereta kuda kami.

Kami meninggalkan kota Amanesk dan pergi lebih jauh ke utara.

Negara ini, kerajaan Belfast terletak benua bagian barat dan merupakan negara terbesar kedua di barat.

Oleh karena itu, setelah kami meinggalkan kota, rumah-rumah menjadi jarang terlihat dan tak lama kemudian kami tidak melihat apa-apa selain pegunungan dan hutan. Aku ingin tahu apakah jumlah penduduk tidak begitu tinggi di negara ini.

Tingkat orang dan kereta kuda yang kami jumpai hanya datang dan pergi dalam dua jam saja, ada yang menyapa dan tidak, dan tampaknya sekarang sudah meningkat karena kami sudah dekat dengan ibukota kerajaan.

Seperti biasa aku terguncang di kereta kuda sambil melihat sekilas Yae di kursi pengemudi. Yae juga dapat mengendalikan kuda dengan sangat baik sehingga sejak saat itu mengakibatkan ketiga orang dari mereka saling bergantian. Aku merasa semakin malu, apa ini artinya aku tidak berguna.......
Aku mulai belajar sihir dengan buku sihir, tapi ini bukan berarti untuk menghilangkan perasaan ini.

Kami telah tahu dan mengkonfirmasinya setelah di ajarkan sihir oleh Lindsey bahwa aku dapat menggunakan beberapa sihir non-atribut.

Pada awalnya adalah sihir non-atribut Elsie [Boost] karena itu berguna, jadi kami mencoba apakah aku bisa melakukannya dan itu diaktifkan dengan mudah.

Dengan kata lain, telah menjadi jelas bahwa selama aku tahu nama sihir dan efek dari sihir non-atribut, aku bisa mengaktifkannya sekitar 100% saat itu juga. Saudara kembar menjadi sangat terkejut. Yah, aku akan menganggapnya sebagai hal yang baik. Terima kasih, Kami-sama.

Tapi, ada sedikit masalah. Sihir non-atribut adalah sihir pribadi. Itu berarti tidak akan banyak yang bisa menggunakannya di dunia. Oleh karena itu, aku harus membeli buku berbagai sihir non-atribut di masa lalu yang ditulis, jika aku berniat untuk belajar sihir yang dapat digunakan.

Tapi, ada juga masalah di sini, ada terlalu banyak. Jumlah tersebut hampir sama dengan buku telepon.
Apa yang tercatat hanya sihir individu yang kurang berguna, sihir untuk memperpanjang waktu asap dari tongkat dupa, sihir untuk membuat warna teh lebih hidup, sihir untuk memperhalus serpihan kayu dan sebagainya, ada juga sihir dengan cukup keterbatasan. Lebih tepatnya, hampir semuanya seperti itu.

Aku bahkan tidak tahu sejauh mana mereka dapat digunakan, aku pikir akan susah untuk menghafal semuanya. Jujur, meskipun dengan peningkatan ingatan yang diberikan Kami-sama, aku tidak memiliki kepercayaan diri untuk mengingat sebanyak buku telepon.

Mencoba untuk menemukan sihir yang berguna dalam buku telepon, terus terang itu benar-benar merepotkan. Rasanya seperti mencari jarum di padang pasir. Ini melelahkan. Karena itu, aku tidak punya apapun yang harus dilakukan selain ini, dan dengan begitu aku melihat dengan cepat pada seluruh halaman buku... oh?

            “Sihir untuk menarik benda-benda kecil ke arah tanganmu... ya. Aku ingin tahu apakah itu dapat digunakan.”

            “Kenapa tidak kau coba?”

Lindsey datang untuk mengintip, itu benar, mari kita coba dulu.

[Aport]

Tetapi, tidak ada yang terjadi? Tapi ada perasaan menarik sesuatu...

Elsie yang sama terguncang di kereta kuda memanggilku ketika gagal mencoba sihir itu.

            “Kau ingin mencoba untuk menarik apa?”

            “Katana Yae. Aku ingin tahu apakah dia akan terkejut jika tiba-tiba katananya menghilang. Hmm... aah, itu ukurannya? Di sanakan tertulis benda kecil.”

Sekali lagi, kali ini aku mengaktifkannya dengan gambaran yang lebih jelas.

[Aport]

            “Fuwaa!?”

Kami mendengar suara panik Yae yang duduk di kursi pengemudi.

Tali yang mengikat rambut Yae ada di tanganku.

            “Berhasil. Ini berguna tergantung pada penggunaannya, tetapi bisa menakutkan juga.”

            “Menakutkan?”

            “Karena, barang-barang mereka menghilang sementara mereka tidak tahu, dengan ini, kau dapat melakukan hal-hal seperti mencuri dan sebagainya, kan?”

            “Memang.... ini menakutkan jika kau berpikir tentang hal itu. Kau juga bisa mencuri segala macam hal seperti uang dan perhiasan... “

            “... Kau tidak akan melakukannya, ‘kan?”

            “... Tolong jangan lakukan hal seperti itu, ok?”

Elsie dan Lindsey mulai memintaku dengan mata yang mencemooh. Sungguh kejam.

            “Aku tidak akan melakukan hal-hal semacam itu. Tapi, dengan ini aku bisa menarik sesuatu seperti pakaian dalam dan......?”

Elsie dan Lindsey tiba-tiba menjauh dariku, itu hanyalah lelucon.

            “Pe~permisi, rambutku berkibar oleh angin.......”

Aku mengembalikan tali pengikat rambut Yae, ah, aku lupa.


⟵Back         Main          Next⟶




Related Posts

Isekai wa Smartphone to Tomoni Chapter 12 Bahasa Indonesia
4/ 5
Oleh