Saturday, November 19, 2016

Isekai wa Smartphone to Tomoni Chapter 45 Bahasa Indonesia



Arc 6 : Negara Demi-human, Misumido

Chapter 45 : Polaroid dan Fairy Master



Setelah mencapai suara di pintu masuk aula, ada Beast King dan Olga-san serta Yumina dan gadis-gadis yang lainnya. Olga-san mengenakan gaun pesta yang indah dari kerajaan Belfast, Yumina dan yang lainnya mengenakan Sari India yang terlihat seperti gaun. Elsie berwarna merah, Lindsey berwarna biru, Yae berwarna ungu, dan Yumina berwarna merah muda, dan meskipun masing-masing warnanya berbeda, mereka semua terlihat cocok. Kohaku mengikuti dari samping mereka.


TL Note : Sari = jenis kain yang dipakai wanita di negera India, Bangladesh, Nepal , dan Sri Lanka






            “Oo, Touya-dono. Bukankah mereka terlihat sangat cocok? Ini tidak akan aneh untuk mengatakan mereka seperti bangsawan Misumido, kau tahu?”

            “Ya, saya mengerti......”

Beast King mengutarakan dengan luas sambil melihat ku. Aku ingin tahu apa itu, tapi sepertinya tidak dimaksudkan untuk membuat ku malu. Dan menuju Olga-san, mengenakan gaun, mata Lyon-san telah tercuri. Arara? Rambut Olga-san memiliki beberapa hiasan rambut yang berkilauan. Houhou, ini mungkin sebuah pertanda harapan?

            “Itu sangat cocok dengan mu, Touya-san. Itu terlihat sangat bagus.”

            “Un, sempurna bukan?”

            “.... Memiliki pesona tersendiri”

            “Itu keren, Touya-dono”

Semuanya menatap ku dan memuji ku. Kalian membuat ku malu.

            “Kalian semua juga terlihat sangat bagus. Ah, bolehkak aku mengambil gambar?”

Aku mengambil smartphone dan membuka aplikasi kamera. Aku menekan tombol shutter untuk mengambil gambar. Meskipun itu tidak istimewa bagi kami, semua orang terkejut dengan sebuah cahaya yang muncul, prajurit Misumido, yang sedang bersandar di dinding, meletakkan tangan mereka pada pedang mereka. Sial, sepertinya cahayanya tidak bagus, bukan?

            “Apa itu tadi?”

Beast King mleihat smartphone yang ada di tanganku. Aku mungkin harus memberikan sebuah alasan.

            “Maaf, ini adalah sihir non-atribut saya. Ini bisa merekam dan menyimpan gambar dari suatu kejadian.”

            “? Aku tidak benar-benar mengerti.......”

Aku menunjukkan pada Beast King gambar yang baru saja aku ambil. Ada 4 perempuan yang di tampilkan.

            “Hou! Sihir yang bisa menggambar dengan seketika? Aku pernah mendengar ada seorang penyihir yang tinggal di Kekaisaran Rifurisu. Apakah kau bisa mengeluarkannya”

Hee, Kekasisaran memiliki seseorang yang bisa menggunakan jenis sihir yang sama? ternyata aku tidak perlu repot-repot untuk menjelaskannya.

            “Saya bisa, jika ada beberapa kertas untuk menyalinnya”

Beast King membawa beberapa kertas, dan sambil melihat gambar, aku mengaktfikan sihir [Drawing] dan menyalinnya. Lalu, dengan segera ke 4 gadis muncul di atas kretas. Itu seperti foto hitam-putih yang kuno.

            “Oo! Itu luar biasa! Touya-dono, bisakah kau menggambar ku juga?”

            “Ya, tentu saja.”

Jika orang itu sendiri di sini, mungkin bisa menggunakan [Drawing] tanpa kamera. Foto dari Beast King dengan pose yang mencolok? Dia benar-benar senang. Tapi, itu mulai membuat keributan. Tak lama kemudian, Alba-san ingin foto keluarganya dan kemudian aku diserang oleh “Aku juga”. Satu demi satu dan akhirnya terjebak dalam membuat foto.

Karena masing-masing bagian membutuhkan waktu 10 detik, itu tidak masalah, tapi ada banyak persoalan yang sulit untuk memutuskan pose, dan akhirnya mengambil waktu yang lama. Aku telah menjadi Kamera Polaroid yang hidup. Jujur saja, itu melelahkan.

Melemparkan dirinya ke dalam kekacauan, Lyon-san bertanya apakah dia bisa mendapatkan gambar berduaan dengan Olga-san. Tentu saja aku akan menyalinkannya. Tapi itu lebih seperti sebuah klub cetak daripada Polaroid.

Setelah menyelesaikan semua permintaan, aku keluar dari aula untuk beristirahat. Aku membenamkan diri ku di sofa. Dibandingkan dengan aula, di sini begitu tenang. Sambil menatap ke bagian yang kosong di koridor, sesuatu yang aneh melintas di bagian depan koridor.

            “Eh?”

Sebuah suara yang aneh dengan tidak sengaja keluar. Dari jauh, di bawah koridor terdapat sebuah jejak kaki. Ukurannya sekitar 50cm? Itu terlihat seperti boneka beruang.... Tapi mengapa boneka binatang berjalan menyusuri koridor?...... Aku ingin tahu apakah itu hanya karena aku lelah. Dan, beruang berhenti berjalan di depanku, sial, mata kami saling bertemu.

Ji...........

Ji..............

Ji...................

Ji...............................

Sesuatu seperti ini pernah terjadi sebelumnya, situasi ini. N? Itu melambaikan tangan dan memanggil ku..... Ikuti aku, terlihat berkata seperti itu? Apa yang harus aku lakukan....? aku memutuskan untuk mengikutinya. Jika terlihat berbahaya, aku akan menggunakan [Accel] dan lari dengan sekuat tenaga.
Aku mengikuti boneka beruang itu sampai kita tiba di sebuah ruagan. Beruang itu tidak dapat mencapai gagang pintu. Sambil melompat, boneka beruang itu dengan tangkas menggapai gagang pintu dan membuka pintunya. Sekali lagi memberikan isyarat kepada ku untuk masuk ke dalam. Masuk ke dalam, ya? Cahaya bulan mengalir melalui jendela ke ruangan yang terlihat tidak baik. Itu adalah ruangan yang luas dengan perabotan yang disusun dengan rapi.

Aku mendengar suara yang tak terduga dan melihat ke sekeliling dengan heran. Kemudian, di depan jendela, ada seorang gadis yang sedang duduk di sofa merah, sendirian. Dia terlihat seumuran dengan Yumina dan Alma? Dia memiliki ekor yang kembar dan matanya yang berwarna emas dengan rambutnya yang berwarna putih. Dia mengenakan sepatu hitam dan gaun hitam yang berjumbai, dan dia tidak memiliki apapun kecuali pakaian Goth Loli dari kepala sampai kaki. Biasanya aku akan memperhatikan itu, namun aku lebih tertarik pada sesuatu yang ada di punggungnya. Mereka berkilauan di bawah sinar bulan, tipis, bulu yang tembus pandang. Bukan sayap burung atau kupu-kupu, mereka diperluas dari bagian belakang. mungkinkah dia dari klan fairy?




            “Dan, kau siapa?”

            “Ah, aku Touya. Mochizuki Touya. Touya adalah nama pertama ku”

            “Apakah kau dari Ishen?”

Sudah cukup dengan pertanyaan itu. Meskipun aku berkata begitu, karena terlihat seperti itu, aku tidak bisa mengatakan apa-apa.

“Aku mengerti, kau datang ke pesta hari ini, yang dikatakan sebagai pembunuh naga?”

            “Membunuh naga..... Yah, dan kau siapa?”

            “Ara, aku minta maaf. Maaf karena belum memperkenalkan diri. Aku Kepala Klan Fairy, Rin. Dan dia adalah Pola.”

Kepala Klan Fairy!? Gadis ini!? Dia menatapku, dan tertawa lembut.

            “Meskipun aku terlihat seperti ini, aku sudah hidup lama, kau tahu? Klan Fairy mempunyai umur yang panjang”

            “Kau lebih tua!? Maksud ku berapa usia mu?.....”

Untuk sesaat, aku khawatir apakah itu sopan untuk menanyakan usia seorang wanita, tapi Rin sepertinya tidak khawatir tentang itu, dan memberikan beberapa pemikiran.

            “Berapa yah...? Aku cukup yakin bahwa itu lebih dari 600”

            “600!?”

            “Merepotkan, jadi anggap saja 612”

Ya, meski kau berkata begitu...... Gadis di depan ku ini berusia 600 tahun lebih..... Tidak, sudahlah, lagian ini adalah dunia yang berbeda. Jika itu adalah usianya, maka bisa dipahami bahwa dia bisa menjadi Kepala Klan Fairy.

            “Apakah peri pertumbuhannya lambat?”

            “...... Tidak. Ketika peri mencapai usia tertentu, mereka berhenti tumbuh. Sama seperti manusia normal, mereka berhenti tumbuh antara akhir masa remaja atau sekitar umur 20 tahun, tapi dalam kasus ku, aku berhenti tumbuh lebih awal.”

Dia mengerutkan bibirnya yang menandakan ketidakpuasannya. Rupanya dia tidak senang dengan tubuhnya. Dia tidak benar-benar terlihat jauh berbeda dengan Yumina. Untuk menghibur Rin, Pola menepuk kepalanya.

            “Ngomong – ngomong, tentang Pola.... Apakah mungkin itu binatang panggilan.”

            “Tidak. Ini adalah 100% asli boneka beruang. Hanya saja, dengan kekuatan sihir non-atribut ku [Program], dia bisa bergerak.”

            “Program?”

Program, seperti dalam komputer? Mungkinkah beruang itu, adalah robot?

            “Sihir non-atribut [Program] adalah sihir yang dapat menanmkan suatu kumpulan instruksi ke dalam objek anorganik. Sebagai contoh........”

*Tatata*, dan dia menarik kursi yang telah ditinggalkan di dalam ruangannya, di depanku. Rin memegang tangannya, sihir sedang terkonsentrasi dan lingkaran sihir muncul di bawah kursi.

[Program dimulai

/Gerakan : bergerak maju 2 meter

/Aktivasi : ketika seseorang duduk

/Program berakhir]

Lingkaran sihir menghilang di bawah kursi. Kemudian Rin duduk di kursi, dan kemudian boneka beruang perlahan-lahan berjalan ke depan dan berhenti setelah sekitar 2 meter.

            “Aku lupa untuk mengatur kecepatannya. Yah, dengan melakukan hal ini, kau dapat menanamkan sebuah sihir.”

Aku mengerti. Tentu saja, kau tidak bisa mengatakan bahwa itu bukan [Program]. Kau tidak bisa menginputkan data. Namun, kau bisa mengotomatisasi objek? Bukankah ini sangat berguna!?

            “Jika kau memerintahkan Pola untuk “Terbang”. Apakah kau bisa menanamkan isntruksi itu?”

            “Itu tidak mungkin. Dia tidak mempunyai kekuatan semacam itu. [Program] hanya bisa menanamkan perintah sederhana. Tapi, jika itu burung, maka bisa dibuat agar terbang.”

Aku mengerti, aku mengerti. Jadi ada batasannya. Meski begitu, itu sangat berguna.

            “Aku akan mencobanya”

            “Eh?”

Sihir terkonsentrasi di kursi. Sebuah formasi sihir muncul di lantai, [Program] persiapan telah selesai.

[Program dimulai

/Gerakan : 5 meter, dengan kecepatan ketika seseorang berjalan mundur

/Aktivasi : ketika seseorang duduk

/Program berakhir]

Setelah lingkaran sihir menghilang, aku duduk untuk mencobanya. Kemudian, mundur sekitar 5 meter dengan kecepatan yang agak cepat. Ya, aku bisa menggunakannya.

            “Kau..... Apa yang kau lakukan?”

Mata Rin bergemercik dan menatapku.

            “Apa maksud mu.... [Program] ?”

            “Mengapa kau bertanya lagi....? Maksud ku, kau juga bisa menggunakan [Program] ?”

            “Um, yah seperti itu lah”

Rin melemparkan pandangan yang meragukan kepada ku.

Ji.........

Ji...............

Ji.....................

Ji..........................

..... Ini adalah hal yang sama yang terjadi dengan Pola. Apakah hewan yang terlihat seperti peliharaan itu terlihat seperti pemiliknya? ...... Atau sesuatu yang lain? Setelah beberapa saat, dia menghembuskan napas dan menyilangkan lengannya.

“Aku memiliki banyak pertanyaan untuk mu, tapi aku akan berhenti untuk saat ini...... Ada manusia yang menarik seperti Pola, dibawa ke sini dan membuat sebuah program, itu pasti akan menjadi sesuatu yang menarik. Tidak, mungkin Charlotte belum menemukan sesuatu yang seperti ini“
“Charlotte?”

Aku bereaksi terhadap nama yang aku kenali. Mungkinkah yang kau maksud itu adalah Charlotte-san?

            “Satu-saunya murid ku. Kalau tidak salah, dia melayani Kerajaan Belfast sebagai penyihir kerajaan.”

Ternyata benar. Tunggu..... Itu berarti.....

            “Ah! Orang yang seperti iblis dengan pelatihan dari neraka yang memaksa menggunakan sihir sampai dia pingsan, memulihkan sihirnya dengan paksa, dan kemudian memaksanya untuk menggunakan sihir sampai dia pingsan lagi!?”

            “A#!?”

TL Note : # : adalah tanda yang terkadang terlihat di manga/anime untuk menunjukkan kemarahan atau kejengkelan

Menakutkan, menakutkan. Berhenti menatap ku begitu banyak. Aku tidak bermaksud untuk mengatakannya. Maafkan aku. Aku sungguh menyesal.

            “...... Yah, itu tidak apa-apa. Aku akan mengalahkan Charlotte suatu hari nanti. Touya, kau sangat berbakat dalam sihir. Atribut apa yang dapat kau gunakan selaian non-atribut?”

            “Semuanya”

            “....... Aku itdak akan terkejut lagi”

Untuk sementara Rin berpikir sambil medesah dan perlahan mengalihkan mata emasnya ke arahku, lalu membuka telapak tangannya dan menepukannya secara bersamaan.

            “..... Aku sudah memutuskan. Kau, akan menjadi murid ku.”

            “Ha?”







Kembali ke Chapter 44                                                Menuju Chapter 46

Related Posts

Isekai wa Smartphone to Tomoni Chapter 45 Bahasa Indonesia
4/ 5
Oleh

6 komentar

November 19, 2016 at 4:41 PM delete

gasss min.... gag usah pake rem.

Reply
avatar
May 3, 2017 at 11:22 AM delete

Touya kagak kira-kira narik perhatian ceweknya njiir kwkwkwk

btw thanks min

Reply
avatar
May 20, 2017 at 4:51 PM delete

mungkin maksunya kau akan jadi budak sex ku

Reply
avatar
June 9, 2017 at 4:48 PM delete

maksudnya jadi suami kali :3

Reply
avatar