Saturday, November 5, 2016

Isekai wa Smartphone to Tomoni Chapter 34 Bahasa Indonesia


Arc 5 – Menuju Ibukota Kerajaan


Chapter 34 : Menerima Gelar dan Orang-orang di Ibukota Kerajaan

            “Ini dari ayah. Dia ingin kamu untuk membaca ini, dan datang ke istana”

Itu adalah surat yang telah tiba di [Silver Moon], yang dikirimkan secara cepat dengan kuda. Setelah melihat itu, Yumina membicarakannya padaku. Aku punya perasaan buruk tentang ini, tapi aku tidak bisa mengabaikannya.

            “Ada apa lagi sekarang?”

            “Sebagai imbalan karena telah memecahkan kasus pada kejadian waktu itu, Touya-sama akan diberikan sebuah gelar (Bangsawan).”

            “”” Sebuah gelar!?”””

Elsie dan yang lainnya berteriak kaget.

Karena aku adalah tunangan dari Putri Yumina, aku harus memiliki sebuah gelar untuk kedudukanku. Tunangan yang belum secara resmi diumumkan, dan sampai saat itu tampaknya beberapa penampilan perlu diperbaiki, atau seperti itulah yang mereka katakan.

            “Bisakah aku untuk menolaknya?”

            “Kau masih bisa menolaknya, tapi mereka harus bisa menerima alasan yang masuk akal, mengapa kau menolaknya secara pribadi.”

            “””Menolak”””

Para gadis terkejut dan berteriak lagi. Kalian berisik.

            “Bahkan jika kau tidak jadi menikah, kau tidak harus menolak gelar itu! Bukankah itu seperti telah menyia-nyiakannya!”

Elsie mengungkapkan pendapatnya dengan jujur. Tapi apakah kau tahu ? memiliki gelar berarti aku akan menjadi bagian dari para bangsawan, bukan? Aku tidak berpikir itu akan cocok untukku.

            “.... Untuk menjadi bangsawan, artinya harus melayani negara. Itu berarti mengharuskanku untuk mengatur suatu negara dan memiliki tanggung jawab.”

Lindsey yang menepuk-nepuk kepala Kohaku bergumam pelan. Yap, setelah semuanya itulah yang paling merepotkan. Mari kita menolaknya.

            “Dan, apa yang akan kau katakan ketika kau menolaknya—? ~ de gozaru”

            “U—n, sepertinya menjadi seorang adventure lebih cocok untukku.”

Kedengarannya seperti sebuah kebohongan, tapi itu satu-satunya hal yang bisa dipikirkan. Karena aku ingin menghindari kebencian dari para orang tua, aku pikir lebih baik aku harus mengatakannya. Dan aku sendiri juga sedikit bingung.

            “Aku berpikir bahwa itu akan baik-baik saja. Ayah tidak akan memaksanya.”

            “Kalau begitu, ayo kita pergi.”

Rupanya dia ingin Elsie dan yang lainnya untuk datang ke ibukota juga. Bukan sebagai pengawal untuk acara penerimaan penghargaan, tapi hanya sebagai ungkapan rasa terima kasihnya kepada mereka yang telah merawat putrinya. Pada awalnya mereka bertiga menolak karena takut, tapi karena itu adalah kesempatan yang lanka untuk berkenalan dengan Raja.

            “Apa yang akan kau lakukan Kohaku? Tinggal di sini dan menjaga penginapan?”

            “Saya? Jika master mengatakan begitu, maka saya akan tetap di sini......”

            “””Tidak”””

Oh, ditolak oleh kelompok para gadis.

            “Kita tidak mungkin meninggalkan Kohaku di sini”

            “Itu terasa sangat menyedihkan ~ desu”

            “Bukankah dia rekan kita juga ~ de gozaru?”

            “Aku akan menjaga Kohaku-chan, aku mohon, Touya-san”

Kohaku benar-benar populer. Aku sangat cemburu. Aku harus mengakui bahwa kelembutannya tidak mengenal lawan, mungkin sepertinya kita harus membawanya juga. Aku segera menggunakan [Gate] dan masuk ke ruangan Yumina di ibukota kerajaan. Meskipu aku mengatakan ruangan Yumina, itu bukan ruangan tempat tidur atau ruangan untuk istirahat, ruangan ini adalah untuk menerima tamu. Aku sudah mendapatkan izin dari Raja untuk menggunakan ruangan ini ketika aku menggunakan [Gate].

Ketika kami keluar dari ruangan, para penjaga memandang kami dengan curiga, tapi sikap mereka mulai berubah setelah melihat Yumina.

Setelah berjalan beberapa saat, Yumina membuka pintu di ujung koridor, di dalam, kami melihat Yang Mulia Raja, Jenderal Leon, dan Olga-san yang sedang menikmati secangkir teh di dalam.

            “Ayah!”

            “Oh, Yumina?”

Setelah melihat Yumina, Raja bergegas dari kursinya dan memeluk putrinya.

            “Kau terlihat senang, itu bagus!”

            “Karena aku berada di samping Touya-san, maka tidak mungkin aku tidak senang.”

Seperti yang aku bilang, berkata seperti itu sangat memalukan..... Sementara wajah Yumina memerah, aku dipanggil oleh Raja.

            “Lama tidak bertemu, Touya-dono”

            “Terima kasih”

            “Apakah orang-orang yang berada di belakangmu adalah rekanmu? Tidak perlu begitu formal, tolong angkat kepala kalian.”

Aku berbalik untuk menanggapi suara Raja, dan ketiga gadis itu sedang melakukan dogeza. Kalian, itu adalah reaksi yang sama ketika pertama kali bertemu dengan Sue, tapi itu tidak terjadi saat bertemu dengan Yumina. Itu mungkin karena Yumina adalah orang yang datang bersamaku, mengejutkan.........

            “Touya-dono”

Sebelum aku menyadarinya, Olga-san telah berada di dekatku. Mempesonakan telinga rubah dan ekornya seperti biasa. Aku mulai memikirkan, mana yang lebih baik antara Kohaku dengan dia, pikiran yang tidak sopan itu terus melayang dalam pikiranku.

            “Aku ingin mengungkapkan rasa terima kasihku. Kau adalah penyelamat hidup Yang Mulia Raja, dan pada saat yang sama juga adalah penyelamat Kerajaan Misumido kami. Jika kau ingin mengunjungi negaraku, maka aku akan menyambutmu.”

Olga-san membungkuk dalam-dalam. Tidak, aku tidak ingin memerintah suatu negara. Aku juga tidak ingin terlihat mencolok.

            “Apakah Alma baik-baik saja?”

            “Aa, dia. Jika aku tahu bahwa Touya-dono akan datang ke sini, maka aku akan membawanya bersamaku ke sini.”

Dengan tertawa kecewa Olga-san tiba-tiba membeku. Mencari penyebabnya, dia melihat Kohaku, yang kami bawa bersama kami.

            “Touya-dono, anak ini?”

            “Oh, itu adalah anak harimau yang aku jaga, dia dipanggil Kohaku. Kohaku, katakan hai!”

            “Gau”

Aku telah membuat persetujuan terlebih dahulu dengan Kohaku yang akan berpura-pura sebagai anak harimau. Menjelaskan tentang anak harimau yang bisa berbicara akan merepotkan. Sementara melihat Kohaku, Olga-san memiringkan kepalanya dengan curiga.

            “Apakah ada sesuatu yang salah?”

            “Aa, yah. Di Kerajaan Misumido, harimau putih adalah dewa yang familiar, itu adalah hal yang suci. Harimau putih adalah binatang suci yang di disebut dengan [Byakko].”

Untuk mengatakan bahwa itu sebenarnya adalah dia sendiri..... Oh, yeah Yumina pernah mengatakan bahwa dia adalah salah satu dari raja binatang..... Apakah tidak akan apa-apa jika kita mengambil Kohaku dari Kerajaan Misumido?

Aku tiba-tiba ditampar di bagian belakang. Apakah dia tidak tahu bagaimana cara berkomunikasi dengan seseorang tanpa harus melukainya?

            “Lama tidak bertemu, Touya-dono! Aku tidak pernah berpikir bahwa kau akan menjadi suami dari putri Yumina! Kau benar-benar sangat menarik! Bagaimana jika aku melatihmu secara pribadi?”

            “Aku masih belum menjadi suaminya, aku menolak”

Aku merasa bahwa tubuhku akan hancur jika aku harus berlatih dengan orang ini. Dia seseorang yang akan menampar punggungmu sebagai pengganti sapaan. Meskipun dia bukanlah orang yang jahat. Oh? Di pinggangnya Jenderal menggantung sebuah gauntlet kecoklatan. Itu bukanlah penampilan yang aneh, melainkan memiliki suasana seperti seorang pahlawan legendaris.

            “Jenderal... itu?”

            “Hmmm? Oh, akan ada pelatihan militer nanti. Aku menggunakan sebuah gauntlet karena aku seorang petarung jarak dekat... Kau tidak pernah mendengar tentangku? Aku dikenal sebagai “Leon si Tinju Api”.

Sayangnya aku tidak tahu. Aku juga tidak pernah mendengarnya. Tapi berbeda dengan tatapanku yang kosong seperti biasa, di sampingku ada seseorang yang menunjukkan reaksi yang berlebihan.

            “Oh, saya tahu anda! Mereka mengatakan bahwa ada satu orang yang telah menghancurkan sekelompok besar bandit di pegunungan Merishia, mereka mengatakan bahwa dia memiliki tinju api! Selain itu, dia bertarung sampai mati dengan golem juga!”

            “Oh, kau sangat mengetahuinya! Apakah kau juga seorang petarung jarak dekat? Seorang perempuan yang merupakan petarung jarak dekat sangat jarang!”

Jenderal melihat Elsie yang bersemangat dengan gauntlet yang ramping di tangan kanan, dan yang bersiku di tangan kiri, dan dia tertawa dengan senang.

            “Bagaimana? Apakah kau ingin ikut dalam pelatihan, setelah ini?”

            “Saya boleh ikut!?”

Elsie mengangguk dengan senyumannya yang lebar. Dia senang bisa mempelajari teknik darinya. Sambil melihat mereka, Raja memanggilku.

            “Ngomong-ngomong, Touya-dono, tentang gelar itu.....”

            “Saya merasa tersanjung dengan tawaran anda, tapi.....”

Aku merasa tidak enak pada Raja, namun aku masih akan menolaknya. Aku tidak punya niat untuk menjadi seorang bangsawan sekarang ini.

            “Yah, aku pikir kau akan mengatakan itu. Sebagai penyelamat Raja, itu akan terlihat buruk jika aku tidak menawarkan sesuatu sebagai hadiah. Tentu saja, jika kau benar-benar ingin menerimanya, maka itu akan lebih baik daripada tidak sama sekali.”

Kau memang benar-benar Raja, aku yakin ada hal lain yang bisa dilakukan. Aku mulai melihat Raja dengan sedikit kasihan ketika semua penolakan yang secara tiba-tiba ini, dan pintu terbuka seperti sebuah ledakan, dan seseorang datang ke dalam ruangan.

            “Aku mendegar bahwa Touya-san ada di sini!”

Apakah dia Charlotte-san? Penampilannya yang aku lihat terakhir kali benar-benar berbeda, untuk sesaat aku tidak tahu siapa itu. Rambut hijaunya yang berantakan, ada sebuah bayangan hitam yang begitu dalam di bawah matanya dari terakhir kali aku melihatnya. Dia berjalan ke arahku dengan kecepatan yang menakutkan dan mata merah di balik kacamatanya. Mengerikan. Apa itu, dia benar-benar mengerikan!

Untuk mencegahku melarikan diri, dia memegangi jubahku dengan satu tangannya dan menyajikan beberapa gelas dan koin perak.

            “Maaf! Kacamata ini! Bisakah kau membuatkannya 2, atau 3 pasang lagi? aku telah mengajarkanmu [Transfer] saat itu, bukan?”

            “Eh!? Yah, aku telah berjanji untuk membantu di lain hari! Tapi, kenapa!!?”

Meskipun aku takut dengan penampilan Charlotte yang mengerikan, aku mengajukan sebuah pertanyaan.

            “Kenapa? Aku sama sekali tidak bisa menguraikannya! Ada batasan untuk apa yang bisa aku lakukan sendiri! Mustahil! Tidak peduli berapa banyak aku menguraikannya, dan menguraikannya, itu tidak pernah berakhir! Kau pikir ada berapa banyak?! Kau pikir ada berapa banyak?!”

Mengapa kau mengatakannya dua kali!? Meskipun dia terus berbicara kepadaku dengan amarahnya yang salah, dan aku akan melakukan itu untuknya!?

Karena itu menakutkan untuk berdebat denganya, aku dengan patuh mengambil gelas dan koin perak, dan aku menggunakan [Modeling] dan [Enchant], dan membuat tiga pasang kacamata terjemahan.

            “Terima kasih!”

Saat Charlotte selesai dengan urusannya, dia mengambil kacamata yang baru saja dibuat dan berlari keluar dari ruangan yang baru saja dia masuki.

            “Kau harus menjaga dirimu dengan baik, Charlotte. Jika itu menyebar ke seluruh kerajaan, maka itu akan menjadi masalah”

            “Saya mengerti!”

Dia dengan ceria menjawab Raja, dan pergi layaknya angin. Apa itu tadi?

            “Charlotte benar-benar merepotkan. Setelah dia punya alat itu, dia mengurung dirinya di laboratorium, cepat atau lambat tubuhnya pasti akan rusak. Jika tetap seperti itu, kita harus meminta pada Touya-dono untuk menggunakan [Recovery] lagi”

Sepertinya aku secara tidak sengaja telah menemukan seorang hikikomori. Mereka memiliki tipe seperti “Ketika mereka sedang terobesesi dengan sesuatu, maka mereka akan menghiraukan hal yang lainnya”.

            “..... Sekarang ini...... Charlotte adalah seorang penyihir kerajaan?”

Lindsey bergumam sambil melihat pintu. Aku bisa mengerti perasaannya. Dia tidak terlihat seperti penyihir terbaik di kerajaan.

            “Aku ingin berbicara tentang sihir.... sayang sekali”

            “Oh, Jika kau bertanya pada Charlotte-dono sekarang, dia akan mengajarimu untuk setangah hari tentang sihir roh kuno yang telah mati, dan akan membuatmu untuk membantunya. Mengapa tidak menunggunya saja sampai dia tenang.”

Jenderal menggelengkan kepalanya. Tentu saja, apapun yang kita katakan sekarang tidak akan dia tanggapi.

            “Yah, waktunya untuk mempersiapkan acara penghargaan. Kau harus memilih pakaian yang cocok, Touya-dono”

Raja menepukan tagannya dua kali dan dua pelayan muncul dari pintu belakang. Itu merepotkan.

            “Lindsey dan Yae, apa yang akan kau lakukan? Menunggu di sini?”

            “Aku akan pergi untuk melihat latihan kakakku”

            “Aku juga akan ikut bersamamu ~ de gozaru”

Oke, semuanya selain Yumina ingin pergi melihat pelatihan? Kohaku sedang bersama dengan Yumina sepertinya, bisakah kita pergi dan menggantinya dengan cepat?

Aku dipandu oleh pelayan ke ruang belakang untuk mengganti baju.






Kembali ke Chapter 33                                                Menuju Chapter 35


Related Posts

Isekai wa Smartphone to Tomoni Chapter 34 Bahasa Indonesia
4/ 5
Oleh

1 komentar: