Saturday, November 5, 2016

Isekai wa Smartphone to Tomoni Chapter 36 Bahasa Indonesia


Arc 5 – Menuju Ibukota Kerajaan

Chapter 36 : Mempekerjakan Butler dan Pelayan


Hari ketika kita pindah ke ibukota telah tiba. Kami mengucapkan selamat tinggal kepada orang-orang yang telah membantu kami, Mika-san dan Dolan-san dari [Silver Moon], Aeru-san dari [Parent], Zanuck-san dari [Fashion King Zanuck], Balal-san dari [Toko Senjata Kumachi] dan meninggalkan Rifflet.

Kota tempat di mana aku tinggal untuk pertama kalinya saat datang ke dunia ini. Ada begitu banyak perasaan yang berbeda. Meskipun aku bisa kembali kapan saja dengan menggunakan [Gate], tapi tetap saja, itu masih terasa emosional.

Dolan-san mengatakan sesuatu tentang membuat kota ini menjadi kota shogi. Karena Raja sangat antusias juga tentang hal itu, dan tak disangka itu bisa tiba-tiba menjadi berguna.

Aku menyerahkan kertas yang berisikan desain dari berbagai pakaian sebagai hadiah perpisahan pada Zanuck-san. Pakaian seperti seragam perawat atau semacam seragam pelaut mungkin akan segera keluar..... Itu tidak seperti aku telah merekomendasikannya, tapi Zanuck-san benar-benar menyetujuinya.

Dan untuk Aeru-san dari [Parent], aku memberikan beberapa resep makanan manis dan beberapa alat yang berguna dengan [Modeling] untuk membuatnya, seperti lemari es, cetakan berbentuk bulat, hati, dan bintang. Aku akan datang untuk makan lagi ketika dia sudah membuat makanan yang baru.

Dan aku juga memberikan Mika-san pisau dapur, alat pengupas, pemeras jus, parutan, dan berbagai resep makanan. Dengan ini, makanan dari [Silver Moon] akan lebih bertambah.

Ketika aku berpisah dengan semuanya dan kembali ke ibukota, beberapa kereta kuda berhenti di depan rumahku dan membawakan perabotan. Ketika kami datang ke taman, Yumina sedang memerintahkan pembawa perabotan, menyadari adanya kami, dia mulai berlari dan menyambut kami.

            “Touya-san, waktu yang tepat. Ada butler yang ingin aku pekerjakan di sini, apakah kau ingin menemuinya?”

            “Eh? Sekarang?”

Aku terkejut ketika melihat seorang pria tua dengan rambut putih dan kumis, yang mengenakan pakaian hitam mendekat. Apa ini? Di mana aku pernah melihat dia sebelumnya.... Ah, ketika aku mendapatkan rumah ini, dia adalah orang yang membawakan uang dan persediaannya.

            “Senang bisa bertemu dengan anda untuk pertama kalinya... tidak, mungkin harus saya katakan untuk yang kedua kalinya. Panggil saja saya Rime. Mohon bantuannya.”

Rime-san menundukkan kepalanya dalam-dalam. Dia mungkin sudah lebih dari 60 tahun, tapi tidak seperti gerakannya yang terlihat seperti masih muda.

            “Jiiya, dia adalah orang yang bertugas sebagai kepala pelayan ayahku selama bertahun-tahun. Jadi tidak akan ada masalah untuk menjadikannya sebagai kepala pelayan.”

TL Note : Jiiya seperti Jii saat Sue memanggil butler-nya

            “Eh!?”

Apakah itu berarti dia adalah orang yang telah melayani Raja? Sepertinya kita sudah membawa seseorang yang hebat.

            “Mengapa orang seperti dia, datang kepada kita.....”

            “Tidak, saya tidak bisa menang melawan usia, saat ini saya telah menyerahkan peran saya kepada anak saya. Pada saat itu, putri telah mengundang saya. Saya berpikir bahwa itu bukanlah ide yang buruk untuk melayani penyelamat adik saya selama sisa hidup saya.”

            “.... Adikmu?”

            “Dia bernama Reim. Dia melayani Yang Mulia Duke Ortholinde”

            “Ah! Reim-san yang dari tempat Sue!”

Aku mengerti, aku pikir dia terlihat mirip dengan seseorang, jadi itu Reim-san. Dua bersaudara yang juga melayani Raja dan adiknya. Butler bersaudara.

            “Bagaimana? Bisakah kita mempekerjakannya?”

            “Tidak, kita tidak keberatan, tapi..... apakah tidak apa-apa? Apakah tidak ada tempat lain yang lebih baik untuknya?.....”

            “Tidak, saya ingin menjadi pelayan di sini. Tolong pekerjakan saya mulai dari sekarang”

Rime-san membungkuk sekali lagi. Karena tidak ada alasan untuk menolaknya, kami mempercayakan untuk mengelola rumah dan mengawasi para pekerja yang lain kepadanya. Kami memutsukan untuk meninggalkan semua tanggung jawab pengelolaan kepadanya.

            “Sekarang saya bekerja di sini, tuan dan pelayan harus mempunyai hubungan yang jelas. Oleh karena itu, Danna-sama, ada beberapa orang yang ingin saya pekerjakan, bisakah anda untuk menemui mereka?”

Aku ingin dia berhenti untuk memanggilku tuan, tapi sepertinya itu akan sia-sia. Dia adalah butler yang pro. Pokoknya, Rime-san telah meninggalkan rumah dengan kecepatan yang tinggi untuk membawa orang-orang yang dia katakan. Dia sangat cepat.....

            “Kami belum mempunyai pelayan yang bagus”

Elsie masuk ke dalam rumah dengan kopernya. Lindsey dan Yae mengikutinya, Yumina mulai mengatur perabotan yang sedang dibawakan.

Aku juga pergi ke kamarku, setelah meletakan koperku sendiri, aku memutuskan untuk membantu mereka.

Ruanganku adalah yang terluas sementara di lantai dua, tapi tidak ada yang lain selain tempat tidur dan lemari, tidak ada apapun. Atau lebih tepatnya, hanya ada tempat tidur, tapi tidak ada kasurnya. Perabotan seperti lemari, meja, kursi dan rak buku harus dibawa hari ini, termasuk kasurnya juga.

Hah? Aku baru saja menyadarinya tapi, dengan [Modeling], tidak bisakah aku membuat barang-barang seperti kursi dan meja? Dengan begitu, kita tidak perlu mengeluarkan uang yang banyak..... Tidak, aku harus membuatkannya juga untuk semuanya. Maafkan aku, tapi itu sepertinya merepotkan. Sepertinya lebih baik seperti ini saja.

——

Mana yang harus aku bantu untuk menurunkan perabotannya. Aku mungkin akan kesulitan jika dengan perabotan yang berat. Terlepas dari aku yang hanya lelaki di rumah ini, sekali-kali aku harus menunjukkan kehebatanku.

Dan sambil berpikir bahwa Elsie menggunakan [Boost] dan dengan santai membawa perlatan yang berat. Apakah aku dibutuhkan...?

Kuu, aku masih belum kalah. Ini harga diri seorang laki-laki. Kalau begitu, aku juga akan menggunakan [Boost] dan mulai membawa perabotan dengan berat yang sama.

 ——

Kami memutuskan untuk berkumpul di teras rumah untuk beristirahat dan menikmati teh bersama-sama setelah memindahkan semua perabotannya.

Untuk saat ini, kami telah selesai membawa perabotan ke kamar kami dan ruangan yang lainnya, seperti ruang tamu, dapur, kamar tamu dan yang lainnya. Aku hanya mengatur pakaian dan buku-buku yang aku bawa setelahnya.

Aku bersaing dengan Elsie menggunakan [Boost] untuk membawa barang, tapi tetap saja Elsie yang masih menang. [Boost] adalah sihir non-atribut yang meningkatkan beberapa kali kekuatan fisik seseorang. Meskipun menggunakan sihir yang sama, pada akhirnya ditentukan dengan kekuatan asli seseorang.

Kalah dari seorang gadis dalam kekuatan fisik benar-benar cerita yang menyedihkan.... Haruskah aku berlatih sedikit lebih keras lagi.....

Maksudku, aku tidak sebanding dengan Elsie dalam kekuatan fisik, dan dalam pengetahuan sihir dan kedisiplinan dari Lindsey, dalam permainan pedang dari Yae atau memanah dan etika dari Yumina.... tidak bagus, itu sangat menyedihkan.

            “Akhirnya bisa tenang juga”

            “Masih ada beberbagai macam hal lainnya yang tidak akan bagus jika kita tidak membelinya.....”

            “..... Kalau begitu, mari kita membeli semuanya bersama-sama secara sedikit-sedikit.”

            “Benar, untuk sekarang mari kita akhiri dulu untuk hari ini.”

Tentu saja, yang kita dapatkan masih sedikit. segala macam seperti barang-barang sehari-hari, peralatan makan dan sabun cuci. Selain bak mandi... Ah, apakah alat pembersih kami juga kurang? Seperti ember dan kain pembersih, kami bahkan belum mempunyai satu atau dua dari mereka. Kami tidak memiliki tempat sampah juga. Ada begitu banyak hal yang kita tidak sadari.

——

Semuanya berkumpul untuk membahas apa yang dibutuhkan, dan kami mencatatnya. Kami akan pergi membeli itu semua bersama-sama nanti. Dengan begitu, semuanya memberikan pendapat mereka, Rime-san datang dan membawa beberapa pria dan wanita dari pintu gerbang.

            “Tuan, ini adalah orang-orang yang saya bicarakan sebelumnya dengan anda ~ de gozaimasu. Latar belakang semuanya benar-benar aman, tolong pekerjakan mereka.”

Masih terasa sulit untuk membiasakan diri dengan Danna-sama.... Apakah kita tidak bisa membuat dia untuk mengubahnya? Saat dipanggil seperti Danna-sama. itu membuatku seperti telah tua. Aku pikir itu tidak akan sesuai denganku meski setelah sekitar 10 tahun......

            “Saya datang dari guild pembantu, nama saya Lapis. Senang bisa bekerja untuk anda.”

            “Demkianpula dengan saya yang dari guild pembantu juga, nama saya Cecil ~, senang bisa bekerja untuk anda ~”

Kedua orang yang mengenakkan pakaian pelayan menundukkan kepala mereka di depanku. Lapis-san dengan rambut bob-nya yang hitam terlihat seperti orang yang rajin dan yang satunya lagi berambut coklat dengan wajahnya yang tersenyum manis adalah Cecil-san. Keduanya berusia 20 tahun.

Meski begitu, ternyata ada juga hal seperti guild pembantu.... Mereka bilang, semua kejahatan, termasuk pencurian disebabkan oleh permbantu rumah tangga, karena itu latar belakang mereka diperiksa dengan ketat dan diberikan pelatihan, sepertinya pembantu telah diberikan izin oleh guild agar aman.

Aku diberitahu, bahwa mereka akan melakukan tugas seperti pembersihan dan mengelola rumah di bawah perintah Rime-san.

            “Saya tukang kebun, Julio. Ini adalah istri saya Claire”

            “Saya Claire, juru masak”

Selanjutnya yang menyapa kami adalah pasangan yang sudah menikah dengan usia sekitar 20 tahun lebih.

Seorang pria muda dengan rambut pirang dan dari sikapnya terlihat baik, wanita itu juga terlihat baik dengan rambutnya yang merah. Mereka berdua sepertinya mudah untuk diajak bicara.

Sepertinya Julio-san adalah anak dari teman Rime-san. Dia akan merawat taman agar bunga-bunga bisa tumbuh dengan baik. Istrinya Claire-san adalah juru masak yang akan menyiapkan makanan untuk kita.

Sepertinya dia telah dilatih untuk bisa membuat sesuatu yang disajikan bagi para bangsawan di ibukota sampai sekarang. Lain kali, aku akan menujukkan padanya koleksi resep yang aku berikan pada Mika-san.

            “Saya Thomas. Mantan Infanteri kerajaan”

            “Saya Huck. Mantan Kavaleri kerajaan”

TL Note : Infanteri = angkatan bersenjata yang termasuk dalam kesatuan pasukan berjalan kaki, Kavaleri = barisan (pasukan) berkuda

Ooh. Sepertinya mereka sama. keduanya sekitar 50 tahunan. Tampaknya keduanya baru saja pensiun sebagai kesatria kerajaan, sehingga Rime-san memanggil mereka. Sepertinya mereka akan bergantian sebagai penjaga gerbang. Karena mereka akan mengawasi gerbang di malam hari, aku ingin tahu apakah mereka akan saling bergantian?

Jika itu yang terjadi, bukankah sulit jika hanya dengan dua orang? Haruskah aku mempekerjakan satu atau dua orang lagi. Tapi sepertinya aku akan menyerahkannya pada Rime-san.

Meski begitu, Thomas dan Huck.... Tom dan Huck, ya. Aku tidak yakin bahwa mereka adalah anak nakal ketika saat masih kecilnya.

Tidak ada masalah tertentu, jadi aku akan mempekerjakan mereka seperti yang dikatakan oleh Rime-san.

            “Thomas dan Huck tinggal di ibukota, sehingga mereka akan pulang pergi ke sini. Saya dan keempat yang lainnya sepertinya akan tinggal di sini, apakah itu tidak apa-apa?”

Aku menerima usulan dari Rime-san. Ada banyak kamar sehingga tidak masalah sama sekali.

Karena Julio-san dan Claire adalah pasangan, maka akan bagus bagi mereka untuk tinggal dalam satu ruangan, tapi sepertinya telah diputuskan bahwa mereka akan tinggal di kamar yang berbeda. Jika itu di duniaku yang sebelumnya, mereka akan diberikan sebuah kamar yang terpisah dari ruangan utama. Aku ingin menghargai waktu yang mereka miliki sebagai sebuah pasangan.

——

Aku memberikan uang saku untuk masing-masing dari mereka dan meminta mereka untuk membeli semua hal yang diperlukan. Aku menyerahkan uang terpisah untuk Lapis-san dan Claire-san, aku meminta Lapis-san untuk membeli barang-barang yang tertera dalam daftar yang telah kami buat tadi, dan Claire-san untuk membeli makanan dan peralatan memasak.

Dengan segera, semuanya pergi berbelanja. Namun, Rime-san ingin melakukan pemeriksaan, jadi dia pergi ke dalam rumah. Karena dia akan mulai berkerja di sini, dia bilang bahwa dia ingin memeriksa semuanya, bahkan sampai ke tempat-tempat yang biasa. Aku benar-benar menundukkan kepalaku kepadanya.

            “Entah bagaimana, sepertinya aku tidak bisa tenang”

Meskipun aku belum menggunakan rumah ini, pelayannya telah meningkat menjadi 7 orang. Apakah uangku akan baik-baik saja? aku punya uang dari Raja, jadi untuk sementara ini sepertinya tidak akan apa-apa.

Tidak ada gunanya untuk mengkhawatirkan hal itu.

            “Kita serahkan saja kepada Jiyaa. Dia sudah melayani ayahku sejak masih kecil.”

            “Aku tidak pernah berpikir bahwa kita akan tiba-tiba mempekerjakan orang yang telah melayani Raja”

            “Aku ingin tahu apakah itu karena mereka berharap banyak dari Touya-san”

Yumina meengatakannya dengan wajahnya yang biasa sambil meminum teh. Sepertinya itu akan menambah tekanan untukku.....

            “.... Tapi itu tidak akan mungkin, jika hanya kita yang harus mengelola semua itu..... Aku bersyukur bahwa kita telah mempunyai butler dan pelayan ~ desu”

Gumam Lindsey saat memberikan kue yang berbaris di atas meja kepada Kohaku yang sedang mengistirahatkan kepalanya di atas lutut Lindsey. Tentu saja, dia akan melayani kita dengan berbagai caranya mulai dari sekarang.

Nn? Aku mendengar suara kereta kuda yang berhenti di pintu gerbang. Apakah Lapis-san dan semuanya telah kembali? Apakah mereka menggunakan kereta kuda karena terlalu banyak yang dibawa.

Saat berpikir begitu, Rime-san datang ke arah kami dari dalam rumah.

            “Danna-sama, Yang Mulia Duke Ortholinde dan putrinya Sue telah datang”

            “Eh? Duke dan Sue?”


Ini adalah kunjungan resmi pertama pada rumah kami. Sekarang, aku ingin tahu ada keperluan apa?






Kembali ke Chapter 35                                                Menuju Chapter 37

Related Posts

Isekai wa Smartphone to Tomoni Chapter 36 Bahasa Indonesia
4/ 5
Oleh