Sunday, December 4, 2016

Isekai wa Smartphone to Tomoni Chapter 50 Bahasa Indonesia



Arc 7 : Kehidupan Sehari-hari ①

Chapter 50 : Memperoleh Gelar, dan Sepeda


Beberapa hari setelah kembali dari Misumido, kami menuju guild yang ada di ibukota untuk menerima hadiahnya. Sama seperti dengan guild yang ada di Leaflet, kami melihat ke arah papan permintaan yang sedang dikerumuni oleh banyak orang, dan kami menyerahkan kartu guild kami. Karena itu adalah permintaan langsung dari seseorang, guild telah menerima konfirmasi dari Istana Kerjaan. Kami menyerahkan kartu guild kami kepada Onee-san, yang kemudian mencap setiap kartu kami dengan sihir.

            “Terima kasih atas kerja kerasnya. Karena permintaan ini, level guild kalian semua telah meningkat. Selamat”

Ketika kami melihat kartu guild yang telah diserahkan kembali kepada kami, selain kartu Yumina yang telah berubah menjadi hijau, semuanya telah berubah menjadi warna biru.

Hitam >> Ungu >> Hijau >> Biru >> Merah >> Perak >> Emas.

Kami sudah berada di level tengah, dan kemudian untuk menjadi level pertama adventure, yaitu warna merah, hanya tinggal satu langkah lagi.

            “Hadiahnya adalah 10 koin emas putih”

Onee-san berkata begitu, dan mengeluarkan 10 koin emas putih di atas meja. Satu koin ini tidak benar-benar bernilai seperti 1 juta yen.... Tapi 10 juta, ‘kah... Itu terlalu banyak untuk dibawa. Yah, mengingat itu adalah tugas dari negara, jadi mungkin itu adalah imbalan yang sesuai. Bahkan karena kita menggunakan sihir [Gate], jadi kita bisa mendapatkan uang saku tambahan. Setiap dari kami masing-masing mendapatkan 2 koin, dan kemudian kami pergi meninggalkan guild.

            “Aa, tolong tunggu sebentar. Ada laporan dari Istana Kerajaan bahwa party Mochizuki Touya-sama telah mengalahkan black dragon ?”

            “Kami memang telah mengalahkannya... Tapi jika kau meminta buktinya, itu akan menjadi masalah.”

Aku tidak ingin menunjukkan pistol yang terbuat dari tanduk naga, dan sisa tanduk naga juga ada di rumah. Tapi karena tidak terlihat seperti tanduk lagi, apakah mereka masih akan menerimanya.

            “Tidak, saya hanya ingin memastikannya saja, apakah orang yang dimaksud itu adalah benar-benar anda. Karena itu sudah dijamin oleh seseorang dari Istana Kerajaan, jadi tidak perlu untuk menunjukkan buktinya. Sebagai bukti telah menaklukan naga, saya akan memberikan gelar “Dragon Slayer” atas nama guild”

            “Jika anda menunjukkan ini, anda bisa mendapatkan diskon dari bebragai toko Furniture, Armor, dan bahkan penginapan. Silahkan untuk menggunakannya.”

Aku mengerti, jadi dengan ini, kami memiliki hak istimewa? Ini sangat berguna. Gelar “Dragon Slayer” telah diberikan kepada 5 orang yang berada dalam 1 party. Yah, jika kau mencoba untuk mengalahkan naga dengan mengatakan bahwa ada 100 orang dalam 1 party, maka tidak ada alasan bagi mereka untuk tidak menyetujuinya. Kau hanya akan dengan senang hati menerimanya.

Setelah meninggalkan guild, semuanya pergi berbelanja untuk membeli pakaian dan hal-hal yang lainnya, aku adalah satu-satunya yang pergi langsung ke rumah. Tapi sebelum itu, ada sesuatu yang haru aku beli. Etto. Blacksmith...

Karena tempat penyimpananku telah meningkat.... Aku kemudian menggunakan [Gate] untuk kembali ke rumah, Julio-san yang sedang merwat taman bunga, terkejut. Apakah aku melakukan sesuatu yang salah.

            “Master, apa ini?”

Apakah benda yang aku pegang ini aneh? Julion-san berhenti merawat taman bunga dan bertanya.

“Ini adalah baja dan karet. Aku pikir aku bisa membuat sepeda dengan ini.”

            “Sepeda?”

            “Itu sejenis kendaraan. Itu akan menjadi cukup cepat ketika dikendarai.”

            “Ha.....?”

Julio-san bingung dengan jawaban yang aku berikan, dia tidak mengerti.

Untuk saat ini, mulai dari bagian roda bannya.... Ah, pertam-tama mungkin harus membuat alat pompanya? Aku dengan mudah membuat alat pompa dengan [Modeling], dan butler Lyme-san memastikan agar tidak ada udara yang keluar.

            “Master, Yang Mulia Duke Orutolinde telah datang.... Apa yang harus kita lakukan?”

            “Hei, apa itu?”

Dia memiliki reaksi yang sama seperti Juilo-san. Dan kemudian, aku memberi balasan yang sama dengan yang aku berikan kepada Julio-san. Dengan tatapan kosong yang sama seperti ditunjukan kepada Julio-san.

            “Jadi, ada urusan apa anda datang ke sini Duke?”

            “Yah, kali ini aku hanya datang untuk mengucapkan rasa terima kasihku atas permintaan yang telah aku berikan. Surat cermin. Bisakah aku mendapatkannya satu?”

            “ [Gate Mirror] ? Untuk apa?”

            “Yah, istriku. Dia menginginkannya satu agar dia bisa mengirimkan surat kepada ibunya yang berada jauh, sehingga dia bisa sering untuk mengabarinya.”

Duke mengatakannya dengan sedikit malu. Sementara memikirkan hal itu. Aku menyuruh Lyme-san untuk pergi ke kamarku dan membawakan satu set [Gate Mirror] yang telah aku buat di Misumido. Untuk memastikannya, aku menempatkan satu lembar kertas, dan sepertinya bekerja dengan baik.

            “Jika bisa, tolong untuk rahasiahkan hal ini. Saya  tidak ingin menjadi terlihat aneh.”

            “Aa, kalau itu aku rasa akan baik-baik saja. Istri dan Ibuku pasti akan merahasiahkannya”

Karena ada kesempatan, aku meminta dia untuk mengambil oleh-oleh Sue yang aku beli di Misumido. Itu adalah hiasan rambut perak, dan itu akan bagus jika dia menyukainya.

            “Ngomong-ngomong, sepeda ini? Membutuhkan waktu berapa lama lagi untuk selesai?”

            “Ini pertama kalinya saya membuatnya, jadi mungkin sekitar 30 menit?  Mungkin membutuhkan waktu sedikit lebih lama lagi untuk memeriksa dan memperbaikinya”

            “Aku mengerti. Kalau begitu, izinkan aku untuk melihatnya sampai selesai.”

Orang ini dengan bebasnya meminta..... Yah, apapun itu, untuk saat ini mari kita selesaikan bagian bannya. Aku mulai mengubah karet dengan [Modeling] untuk mengubahnya menjadi sebuah ban.

            “Baiklah, untuk saat ini sepertinya sudah selesai”

            “Aku mengerti, jadi ini adalah sepeda”

Duke dan Lyme-san keduanya melihat sepeda yang telah selesai, dan Julio yang tertarik juga ikut melihatnya. Apa yang aku buat adalah sepeda biasa yang tidak begitu cepat. Dan juga ada sebuah keranjang sebagai tempat pembawa barang. Aku tidak memberikannya lampu atau kunci pengaman, karena itu melelahkan.

Aku menaikinya pada sadel sepeda yang terbuat dari kulit, dan mulai menjalankannya dengan mendorong pedalnya. Oo- semuanya berseru. Un, itu bekerja dengan baik. Aku mengendarainya mengelilingi kebun dan kemudian memakai rem untuk berhenti. Bagus, sepertinya remnya juga bekerja dengan baik.

            “Touya-dono! Bisakah aku menaikinya juga!?”

            “Siapaun bisa menaikinya. Bahkan anak-anak dari negara saya bisa menaikinya. Namun pada awalnya semuanya pasti pasti akan terjatuh berkali-kali dan jika anda tidak berlatih, anda tidak akan bisa mengendarainya.... Ingin mencobanya?”

            “Tentu saja!”

Serius! Orang ini benar-benar begitu penasaran. Duke menaiki sepeda dan mencoba untuk meniruku, dan mulai mengayuhnya, tetapi dia panik dan akhirnya terjatuh. Sudah kuduga. Lyme-san bergegas untuk membantunya, dan kemudian dia mencobanya lagi, tapi terjatuh lagi. ketika aku masih kecil, aku juga selalu jatuh seperti itu. Namun, ketika aku akhirnya bisa, aku sangat senang. Untuk diriku sendiri, berapa lama waktu yang dibutuhkan agar bisa mengendarainya dengan baik? Aku tidak begitu ingat.

Aku mencari di internet cara untuk menaiki sepda dalam satu hari dengan menggunakan situs saran. Ini akan menjadi bagus jika dia langsung bisa mengendarainya.

Duke jatuh berulang kali, aku pergi meninggalkan Duke yang selalu jatuh dan terjatuh lagi dan membiarkan Lyme-san untuk mengawasinya, dan membuat sepeda yang kedua. Ketika dia sudah bisa menaikinya, dia pasti akan memintaku untuk membuatkannya.

Tidak lama kemudian, sepeda yang kedua telah selesai dibuat, lalu karena Sue pasti menginginkannya juga, aku membuat satu untuk anak-anak dengan roda pelatihan yang bisa dilepas. Tidak lama kemudian yang satu itu telah selesai dan ketika aku pergi untuk melihat kembali, latihan telah selesai dan Duke sedang menaiki sepeda menuju ke arahku. Dia mengendarainya dengan cukup baik.

            “Yea! Aku  bisa melakukannya! Hahahaaha!”

Sambil tertawa, Duke mengendarai sepeda disekitar dengan bebasnya. Pakaiannya yang mewah dan wajahnya benar-benar penuh dengan lumpur, tapi dia hanya bisa mengungkapkan kegembiraannya saat dia mengendarai sepeda mengitari kebun. Itu perasaan aneh karena telah bisa mengendarai sepeda.

            “Eh, apa itu?”

            “Apa itu ~ de gozaru!?”

            “.... Sebuah kendaraan.....?”

            “Paman!?”

Empat gadis yang telah pulang berbelanja melihat Duke yang tertawa saat sedang mengendarai sepeda, itu telihat sangat aneh. Setelah beberapa saat, Duke akhirnya beristirahat dan seperti yang aku harapkan, Duke datang kepadaku dan berkata

            “Touya-dono! Tolong berikan aku juga sepeda ini!”

            “Saya pikir anda akan berkata seperti itu, jadi saya sudah membuatkannya juga untuk Sue. Aa, bisakah anda setidaknya membayar untuk bahannya?”

Aku berkata begitu sambil menunjuk kepada dua sepeda yang berada di belakangku.

            “Seperti yang diharapkan dari Touya-dono!”

Katanya, dan kembali menaiki sepeda itu dengan gembira.

Aku mengirim sepeda untuk Sue ke kediaman Duke dengan [Gate].

Sementara itu, aku memperingatkan dia agar tidak terburu-buru untuk mengendarainya ke jalanan, agar hati-hati dengan kereta kuda dan orang-orang, agar tidak berpaling saat mengendarai. Aku merasa seperti guru Sekolah Dasar.

Duke kemudian pergi dengan membawa sepeda pada gerobak. Tapi, mengingat karakter Duke, dia mungkin akan menyombongkan hal itu kepada Raja..... Kemudian Raja pasti menginginkannya juga. Haruskah aku membuat satu lagi untuk saat ini?

Sementara aku melihat Duke pergi, Elsie yang telah mencoba untuk menaiki sepeda, terjatuh.

            “Aduh... Itu benar-benar cukup sulit”

            “Baiklah, selanjutnya aku!”

            “.... Kemudian aku!”

            “Touya-san, bisakah kau membuatkannya satu lagi?”

Ka-Kalian juga ingin mencobanya? Maksudku, Lindsey dan Yumina yang tadinya memakai rok, sekarang sudah menggantinya.

Jadi dengan bantuan dari Lyme-san, kami menghabiskan waktu untuk mengajar mereka semua bagaimana caranya mengendarai sepeda satu per satu, dan pada akhirnya semuanya menginginkannya juga, dan aku terjebak dalam membuatkan sepeda untuk mereka semua. Aku akan kehabisan bahannya, jadi aku harus pergi dan membelinya lebih banyak lagi. Aku tidak bermaksud untuk menjadi pembuat sepeda, katu tahu.

Dengan ini akan lebih mudah untuk pergi berbelanja, pikirku.... Yah, mungkin itu akan menyakitkan untuk mereka selama belajar mengendarai sepeda.

Hari itu, di kamar mandi bergema suara orang yang merasa perih. Dapat terdengar berkali-kali. Ah, aku bisa mengguunakan sihir [Recobery], tapi sepertinya lecet kecil itu akan menjadi sebuah kebanggan atas usaha mereka



Kembali ke Chapter 49                                                Menuju Chapter 51

Related Posts

Isekai wa Smartphone to Tomoni Chapter 50 Bahasa Indonesia
4/ 5
Oleh