Wednesday, January 4, 2017

Isekai wa Smartphone to Tomoni Chapter 62 Bahasa Indonesia


Arc 9 : Warisan Babilon


Chapter 62 : Pantai Surga dan Reruntuhan di Bawah Laut


Untuk saat ini, setelah mengganti pakaian menjadi baju renang, aku melakukan pemanasan di pantai. Tapi meski begitu, aku tidak tahu jenis pemanasan apa yang bagus untuk dilakukan, jadi aku hanya melakukan senam radio yang biasa.

Menghadap ke arah laut, satu-dua-tiga, satu-dua-tiga, sementara aku melakukan itu, aku tiba-tiba mendengar suara dari belakang.

            “Tarian apa yang sedang kau lakukan itu?”

Membalikan wajahku, di sana ada Elsie yang telah memakai baju renang. Di belakangnya, ada juga Lindsey.

Kedua orang itu mengenakan bikini yang serasi, tapi Elsie memiliki warna merah pada bagian atas dan bawahnya dengan garis putih, dan Lindsey memiliki warna biru pada bagian atas dan bawahnya dengan garis putih, yang memperlihatkan perbedaan warna mereka.

Melihat Lindsey, dia terlihat malu, dia mengenakan jaket berwarna biru pada bagian atasnya. Jika harus dikatakan, keduanya memiliki style yang bagus. Jujur saja, aku sedikit bermasalah ketika melihat mereka. Tapi tetap saja, milik sang adik sedkit lebih besar.

            “Ini bukan tarian, kau tahu. Ini adalah pemanasan. Jika kau tiba-tiba langsung ke laut, dan nantinya kakimu kram, itu akan sangat mengerikan bukan?”

            “Aku mengerti. Baiklah, mari kita lakukan itu nanti saja”

Itu bukanlah hal yang seharusnya kau lakukan, kau tahu. Setelah itu, Elsie dengan ringan memutar pergelangan tangan dan kakinya, meregangkan kakinya, dan melakukan itu berulang kali, dan kemudian mulai memasuki laut.

            “Oh, sepertinya Elsie-dono yang pertama. Kalau begitu, aku juga”

Yae datang sebelum aku menyadarinya, sambil tertawa riang. Dia mengenakan bikini dengan warna ungu muda, dengan halterneck (pakaian renang dengan bagian punggung yang terbuka) dan bagian samping yang diikat dengan tali.

Ini adalah rahasia, bahwa aku memikirkan hal-hal seperti sarashi dan fundoshi merah dalam pikiranku. Jika memikirkannya dengan baik tentang ini, karena memiliki penampilan seperti sebuah pakaian, itu mustahil.



TL Note : Fundoshi itu semacam cawat, dan Sarashi adalah perban untuk mengikat dada atau perut.

Namun, jika dilahat lagi, itu memang besar. Karena itu selalu tertutupi oleh sarashi, jadinya tidak terlihat agak besar. Tanpa memperhatikanku, Yae mulai berlari ke  laut.

            “Lindsey, kau tidak pergi berenang?”

            “Ah, karena aku tidak baik dalam berenang, jadi aku akan beristirahat di tempat yang teduh”

Lindsey, berkata begitu, dan mulai pergi ke tempat istirahat di bawah payung. Nn, karena Lindsey merasa bahwa tubuhnya tidak sehat, dia ingin berhati-hati agar tidak tekena heatstroke.

            “Touya!”

            “Touya-Anchan!”

Ah, kali ini si kecil ojou-san dan yang lainnya mulai datang.

Suu memakai one-piece berwarna kuning dilengkapi dengan beberapa hiasan pada bagian dadanya, Rene memakai one-peice merah dan sesuatu seperti rok yang berjumbai melekat pada pinggangnya.

Terlihat imut. Tanpa harus bingung, kau bisa menempatkannya sebagai rekan yang nyaman. Suu membawa ban renang, dan Rene membawa bola pantai.

            “Pastikan agar tidak terlalu jauh dari laut. Di sini dangkal, tapi hati-hati agar tidak terpisah dari yang lainnya”

            “Aku mengerti, ayo kita pergi, Rene!”

            “Ya, Suu-nee-chan”

Menarik lengan Rene, Suu mulai berjalan ke tepi pantai. Anehnya, ternyata mereka bisa cepat akrab. Melihat Rene, karena dia kecil, rasanya seolah-olah Suu bertindak seperti seorang kakak.

            “Mereka benar-benar akrab, apakah mereka—“

            “Uwaa!?”

Karena tiba-tiba Cecil-san meninggikan suaranya, aku secara reflek melangkah ke belakang. Bantu aku, dan berhenti mendekat dari belakang dan mengagetkanku! Ini adalah penyakit profesional!

Cecil-san mengenakan bikini warna hijau emerald, pada pinggangnya memakai pareo dengan warna yang sama. Yang satu itu, baju renang yang biasa, tidak menunjukkan tempat yang berbahaya.

Hanya saja, ukurannya melebihi Yae, berenang di hadapan mataku. Aku pikir bahwa orang-orang yang sebelumnya juga besar, tapi yang satu ini lebih besar lagi, itu tidak akan meledak, ‘kan? Sebagai salah satu dari orang dewasa, pesonanya benar-benar hebat.

Di hadapanku, Cecil-san mulai berjalan..... *Tayun tayun*..... Karena itu penting, aku mengatakannya dua kali.

            “Jika besar, apakah itu akan benar-benar mengambang.....”

            “Apanya?”

            “Hiyaaaaa!?”

Di belakangku, Lapis-san berdiri dengan wajah yang ingin tahu. Sekali lagi, bukan itu! Sudah aku bilang, jangan mengagetkanku seperti itu!

            “Apanya yang mengambang?”

            “Fuee!? Ah, aah, ban renangnya! Bukankah itu benar-benar mulai mengambang!?”

            “...... Ya, sepertinya akan baik-baik saja”

            “Ya, benar!”

Lapis-san, memperhatikan Suu dan yang lainnya yang sedang bermain di pantai, itu adalah pakaian renang berwarna biru laut dan celana pendek bergaya baju renang. Dia membawa nampan perak pada tangannya.

            “Apa itu?”

            “Untuk sementara, saya tidak bekerja. Tapi, Ini adalah minuman untuk madam”

Pada arah pandangan mata Lapis-san, berada di sebuah payung, bersantai di kursi pantai adalah ratu dan istri duke. Di atas meja, berdiri di antara dua orang itu, Lapis-san menempatkan sebuah minuman tropis.

            “Tapi meski begitu, seharusnya Lapis-san juga ikut bermain”

            “Karena kami akan saling bergantian dengan Cecil, jadi jangan khawatir”

Lapis-san berjalan menuju [Gate], yang terhubung dengan tempat tinggal, sambil tersenyum. Seperti yang diharapkan dari seorang pelayan.

Ketika kau berpikir begitu, ada sesuatu yang berisik, itu berasal dari tempat bebatuan, yang Mulia raja melompat ke laut! Hei, apakah kau baik-baik saja!? Ah, dia muncul dan mulai mengambang. Sepertinya, itu terlihat agak dalam. Melanjutkannya, Duke dan Jenderal Leon juga melompat. Dan kemudian, semuanya melakukan lomba renang, apa yang para orang tua itu lakukan. Aku pikir mereka terlalu bersemangat.

            “Touya-san”

Selama aku sedang melihat Raja dan yang lainnya, Yumina kemudian muncul. Bikini putihnya terlihat imut dan itu terlihat serasi dengan beberapa hiasan pada baju renangnya. Datang ke sini dan memutarkan badannya, dia berbalik dan melihat kepadaku.

            “Bagaimana menurutmu?”

            “Itu benar-benar cocok denganmu. Imut”

            “Ehehehe. Terima kasih”

Jika itu adalah Yumina, kata-kata pujian datang begitu lancar, aku ingin tahu, apakah itu karena aku pikir bahwa dia masih anak-anak. Tentu saja aku tidak bingung karena sama seperti gadis-gadis lain yang sebelumnya. Masih ada beberapa cara untuk pergi sebelum akan ditangkap oleh Yumina.

            “Touya-san, mari kita berenang bersama di sebelah sana?”

Yumina dengan erat merangkul tanganku. Yah, itu menyentuhku, tapi apakah itu sengaja atau tidak, penilaianku terganggu. Aku tidak menyadarinya, tapi bertindaklah sesuai dengan usiamu.

Menjadi malu, karena tidak sengaja merasakan sensasi yang lembut, aku semakin bingung. Ini bukan seolah-olah masih ada waktu sebelum aku bisa ditangkap, itu bukan,  kau tahu! Ini sudah berbahaya.

            “Ya, untuk sementara, kita harus memeriksa reruntuhannya. Jika sudah selesai, aku akan menemanimu”

Dengan lembut, Yumina melepaskanku, dan janji telah dibuat. Dia juga sepertinya sedikit tidak puas, tapi entah bagaimana sepertinya dia mulai mengerti.

            “Kalau begitu, ketika selesai, pastikan untuk datang”

Yumina berkata begitu dengan senyuman di wajahnya, dia mulai pergi dan berlari menuju Suu dan yang lainnya.

Itu berbahaya....... Pertahananku berada dalam bahaya. Tidak, bukan berarti itu tidak menyenangkan, hanya saja.......

Yumina terlihat imut. Jika berbicara tentang menyukainya atau tidak, aku menyukainya. Namun, aku tidak terlalu mengerti apakah itu adalah cinta atau bukan.

Nn, seandainya jika ada seorang laki-laki yang menyukai Yumina muncul, dan jika orang itu kemudian menikahinya, maka..... Are? Entah bagaimana...... itu terasa sedikit menjengkelkan.

Itu membuatku merasa sedikit sedih. Perasaan yang aneh..... aku ingin tahu, apakah itu adalah cemburu. Tidak, aku tidak tahu secara pasti apa yang orang-orang sebut galau, tapi ini lebih seperti telah dipercayakan seorang anak yang penting, atau seperti adik, saudara, atau juga mungkin seperti naluri seorang ayah, aku pikir mungkin seperti itu.



“Aku ingin tahu, apa yang membuatmu memasang wajah sulit seperti itu?”

Bebalik, di sana ada seseorang yang mengenakan bikini berwarna hitam dewasa dengan renda putih, itu adalah Rin, yang mengenakan payung hitam untuk beberapa alasan. Meskipun jika kau tidak ingin terbakar oleh sinar matahari, itu akan baik-baik saja karena kau memakai pakaian renang, pikirku. Tapi entah kenapa aku punya perasaan bahwa aku akan kalah jika ikut campur dalam urusannya. Namun, apa yang membuatnya cukup berani untuk memakai baju renang yang rendah seperti itu?

Selain itu, ada boneka beruang yang juga mengenakan baju renang dengan warna merah bergaris putih, yang sedang melakukan pemanasan.

            “Apakah kau akan berenang juga, Pola?”

Ada apa, boy-ya! Pola, yang terlihat seperti dia mengatakan itu, sambil memukul dadanya. Apakah kau akan baik-baik saja? Rin berbalik ke arahku dan mendengus dengan rasa penuh penghinaan.

Aku mulai berjalan, menghadap ke arah laut, membuat langkah yang goyah, Pola juga mengikutiku. Apakah kau benar-benar akan baik-baik saja......

Pola memasuki laut, dan terguling oleh ombak, selama terguling ke arah pantai dia terdorong kembali. Berdiri, dia kembali mencoba untuk lari ke laut. Dan lagi, dia terdorong oleh ombak, dia terguling ke arah pantai......itu terjadi berulang kali.

Untuk saat ini, aku akan meninggalkannya sendirian, dan mulai pergi ke laut terbuka. Tidak lama kemudian, kaki ku mulai tidak menyentuh dasarnya, dan seperti itu, aku melanjutkan ke depan dengan gaya dada.

Kalau tidak salah, di suatu tempat di sekitar sini. Aku mengambil napas dalam-dalam dan mulai menyelam.

Laut yang begitu jernih dengan jelas muncul dalam pandanganku saat menyelam.

Itu pasti adalah reruntuhannya. Apa yang terlihat adalah berbagai lingkaran batu megalitik yang berbaris, di tengahnya adalah sebuah bangunan kecil, yang terlihat seperti sebuah kuil. Menyelam lebih dalam, dan mengintip melalui pintu masuk bangunan, ada sebuah tangga yang mengarah ke ruang bawah tanah.

Di sana gelap, aku tidak memahami apa-apa, tapi sepertinya tangga itu tidak terlalu panjang. Sekarang, karena nafasku tidak akan berahan lebih lama lagi, aku akan kembali ke permukaan.

Puhaa, mengambil napas dalam-dalam, sekali lagi, aku menyelam. Kali ini, aku dengan segera turun ke tangga itu, tapi itu menjadi sulit, dan aku kembali. Itu tidak mungkin! Nafasku tidak bertahan cukup lama seperti sebelumnya, 1 menit adalah batasnya.

Ada sesuatu di balik tangga itu, aku pikir. Aku ingin memastikannya, tapi pada saat ini, itu adalah batasku. Aku tidak bisa mendapatkan hasil yang banyak, tapi karena tidak ada yang bisa dilakukan, aku memutuskan untuk kembali.

Kembali ke pantai, di sana ada Pola, yang sedang menghadapi ombak, seperti mengatakan “Ini tidak mudah untuk dilakukan” dan terlihat seperti sedang menyeka darah (tentu saja itu tidak ada) dari mulut dengan tangannya.

Aku menyampaikan apa yang aku kihat kepada Rin, dan berbaring di pantai.

            “Benar-benar ada di dasar laut..... yah, apa yang harus kita lakukan..... aku ingin tahu, jika tidak ada pilihan lagi, sepertinya aku harus membawa Marion”

            “Marion?”

            “Kepala Klan Aquatic. Temanku. Jika anak itu, dia bisa bertindak di bahwa air, aku pikir itu akan baik-baik saja, tapi...... Anak itu, tidak ingin muncul di hadapan orang-orang.....”

Hmm, melipat tangannya, Rin berpikir.

Jika Klan Aquatic, itu bukanlah seolah-olah bahwa dia adalah seorang anak yang spesial, aku pikir. Tapi, tidak ingin muncul di hadapan orang, bagaimana aku harus melakukannya, tidak ingin ikut campur dengan orang lain, sepertinya itu adalah kebijkan Klan Aquatic, dan itu sepertinya sulit untuk membawanya.

            “Seperti itu, ada baiknya, bahwa aku berhasil bekerja sama dengan bangsa pendiri Misumido”

            “Tentang itu, itu adalah teknik negosiasiku. Bukan anak yang sulit, karena telah berteman selama seratus tahun, kau mencapai titik di mana kau juga bisa membaca pikiran rekanmu”

Seratus  tahun...... Rin bercerita secara terus menerus, skala itu begitu besar, sehingga aku tidak terlalu bisa memahaminya.

            “Yah, mari kita berhenti untuk hari ini. Akan lebih baik jika kau bisa datang bermain nanti. Jika aku memonopolimu lebih lama lagi, aku nanti akan dibenci oleh yang lainnya”

Dia berkata begitu sambil pergi. Rin pergi ke arah Pola. Oleh yang lainnya?

Lalu, entah dari mana, datang bau sedap dari daging panggang. Berdiri, aku melihat ke arah bau itu berasal. Di sana, ada sebuah plat besi besar yang didirikan, bikini orange dan mengenakan celemek adalah Mika-san, dan bikini yang sama dengan garis hitam dan putih yang juga mengenakan celemek adalah Calire-san yang penuh semangat menunjukkan kemampuan mereka. Karena mereka berdua adalah koki, mereka dengan mudahnya menjadi teman.

Di samping mereka, mengenakan one-piece dengan pola bunga adalah Aeru-san yang sedang memberikan kotak logam yang dingin kepada Lindsey. Apakah itu adalah es krim. Makanan penutup setelah makan, bukan?

Sesekali datang dari [Gate] yang terhubung ke tempat tinggal, suami Claire-san, Julio-san membawa bahan makanan. Seperti biasa, dia mengenakan topi jerami.

Untuk membantu mereka, aku mulai berjalan ke sana, tapi aku berpaling dengan sinis kepada orang yang ada di tengah jalan.

            “Apa yang sedang kalian lakukan?”

Dalam cuaca yang panas ini, mengenakan pakaian hitam dengan sarung tangan putih, melihat dengan kacamata, ada dua orang di sana.

            “Kami sedang melakukan pengawasan terhadap keselamatan Suu-sama”

            “Begitu juga dengan saya, tapi untuk Tuan Putri, kami sedang mengawasi keselamatan mereka”

Bukankah kalian terlalu berlebihan? Ada apa dengan kakak beradik ini. Duke adalah master Reimu-san, dan aku adalah master Lyme-san. Dan keselamatan kami diabaikan.

Maa, bahkan jika aku berkata begitu, tidak ada yang bisa aku lakukan tentang hal itu, jadi aku meninggalkan mereka, demi memuaskan rasa lapar, aku mulai berjalan.

Aku sangat lapar.



⟵Back         Main          Next⟶



Related Posts

Isekai wa Smartphone to Tomoni Chapter 62 Bahasa Indonesia
4/ 5
Oleh

4 komentar

February 11, 2017 at 2:11 PM delete This comment has been removed by the author.
avatar
February 11, 2017 at 2:12 PM delete

sayang gak ada ilustrasi bikini onee-san :(

Reply
avatar
May 22, 2017 at 11:42 AM delete

penasaran gw sama yang mengambang

Reply
avatar