Friday, October 28, 2016

Yuusha-sama no Oshishou-sama Chapter 03 Bahasa Indonesia



Chapter 03

Setelah Audience



            “Ah, Mou. Aku lelah~!”

Setelah audience dengan Kaisar selesai, saat itu Leticia segera kembali ke ruang istirahat tamu di istana, duduk di kursi dan membaringkan tubuhnya di atas meja.

            “Kau sudah bekerja keras hari ini.”

Tiara menghidangkan teh untuk Leticia yang berbaring di meja, dan dua sahabat yang lainnya.

Sebenarnya, akan ada pelayan yang khusus untuk melakukan tugas ini, tapi karena ini waktu istirahat pribadi kelompok ini, maka pelayan tidak hadir.

            “Meski begitu, bagi Letcia yang selalu saja kelelahan, bisa bertahan di hadapan Yang Mulia Kaisar adalah hal yang mengejutkan, bukan?”

            “Yah, aku tidak baik dengan suasana seperti itu.”

Leticia membuat anggukan kecil.

            “Selain itu, pakaian apa yang seharusnya aku gunakan? Bukankah pakaianku sehari-hari itu bagus untukku, Brave?”

            “Alasan seperti itu...”

Liara tertawa pahit.

            “Bukankah Letti juga adalah Putri Duke? Tidakkah kau memiliki pengalaman dengan hal-hal ini?”

            “Aku berusia 10 tahun saat aku pergi, kau tahu? Selain itu, selama peramalan yang menyatakan bahwa aku adalah Brave, aku sudah tidak mengharapkan hal seperti itu.”

Leticia yang masih muda selalu membuat masalah dengan menyelinap keluar rumah di pagi hari, di saat orang-orang yang berada di rumahnya masih tidur.

Pada saat itu, Keluarga Duke mengumumkan bahwa Leticia akan memulihkan diri dari penyakit di tempat yang jauh dari ibukota, sambil bermaksud untuk menjaga dia dari masyarakat. Jika bukan karena penampilannya yang tidak biasa, sebenarnya tindakan seperti itu saja sudah cukup. Namun, keindahan seperti itu jarang terlihat, Keluarga Duke harus menjaga dia di rumah untuk alasan tertentu.

Meskipun dia hanya belajar dengan guru pribadinya, dia tidak pernah memulai debutnya di masyarakat kelas tinggi.

Tapi pada ulang tahunnya yang ke sepuluh, pendeta dari setiap negara di benua, semuanya menerima ramalan “Seorang Brave akan muncul.” Namanya adalah Leticia van Mavis.”

Dengan begitu, Keluarga Duke telah memberikan beban padanya, mengubah perlakuan mereka terhadap dirinya. Keluarga Leticia mulai mengganggu hidupnya, sampai Leticia sendiri merasa bermasalah. Untuk mengkhususkannya, ayahnya mengirimkan seorang pedagang untuk mendapatkan apa pun yang diinginkannya, tidak peduli berapa pun biayanya. (namun, perasaannya terhadap uang sudah di pengaruhi oleh Wynn yang merupakan rakyat jelata) selanjutnya, Duke secara pribadi mengundang ahli beladiri terkenal dan penyihir ke rumahnya (Great Sage Tiara diundang pada saat ini), dengan harapan bahwa beberapa dari mereka akan tinggal bersamanya.

Namun, pada akhirnya untuk Leticia yang tidak pernah manja, tindakan berlebihan yang seperti itu hanya membuatnya semakin berhati-hati, dan tidak mengubah perjalanan sehari-harinya ke tempat Wynn yang berlangsung selama setengah tahun, ketika ia nantinya berpisah.

            “Aah, aku benar-benar ingin cepat pergi. Aku ingin kembali ke sisi Onii-chan~”

            “Apakah kakak yang kau bicarakan itu adalah Reiruzu yang berada di rumah Mavis?”

Liara mengulurkan tangannya ke arah Leticia, dan perlahan-lahan mengelus rambutnya dengan lembut.

Leticia masih berbaring di meja, membiarkan Liara mengelus kepalanya.

Leticia hanya menunjukkan tampang lelahnya kepada teman-temannya.

Sebelum ia tiba di rumah Duke dan dipanggil ke istana, Leticia akan akan menyembunyikan keadaan dirinya saat ini di bawah suasana Brave yang berwibawa.

Baginya, Keluarga Duke tidak dapat disebut sebagai keluarga yang sebenarnya.

            “Kalau dipikir-pikir, sepanjang perjalanan, dia selalu mengatakan ‘aku ingin bertemu dengan Onii-chan! Aku ingin kembali ke sisinya!’ apakah itu benar-benar seperti kakakmu?”

Anehnya, ketika dia mendekati Rumah Duke, bukannya kembali ke kakaknya dengan segera, ia malah menyewa sebuah kamar untuk menginap.

            “Setelah mencoba untuk mengunjungi Duke, dia sekarang bebas untuk bertemu dengan kakaknya.”

            “Tapi Onii-chan bukan Onii-ue?”

            “Namun, bukankah Keluarga Mavis memiliki empat anak, termasuk Tuan Muda Reiruzu dan dua saudara perempuan Letti yang lebih tua?”

Tanya Liara dengan ragu-ragu.

            “Mereka berbeda, kau tahu? Onii-chan adalah master-ku!”

            “Tunggu sebentar!”

Raul menyela kata-kata yang diucapkan oleh Leticia.

            “Letti Master masih muda sehingga dipanggil Onii-chan?”

Sampai saat ini, gambaran dari mereka tentang Master dari Leticia adalah seorang pria tua yang tegas.

Namun, saat Leticia menyebut Onii-chan, itu masih di rentang usia sekitar 20 – 30 tahun.

            “Onii-chan dua tahun lebih tua dariku. Aah, aku ingin segera bertemu dengannya~!”

Dia masih di bawah usia 20 tahun, dia masih berada di usia remaja.

Party Brave terkejut dengan pernyataan itu

            “Ini tidak mungkin. Apakah Onii-chan lebih kuat dari Letti?”

            “Sebelum aku berpisah dengannya, aku tidak pernah menang melawan dia.”

            “Ketika aku diundang untuk menemani Letti, dia sudah lebih kuat dariku.”

Kata Tiara yang sudah bergabung dengan party dari awal.

            “Haa? Tunggu sebentar!”

Raul dengan refleks berdiri, menghadap Tiara.

            “Ketika kamu di panggil, Letti baru berusia 10 tahun, kan? Pada saat itu, ia sudah lebih kuat darimu?”

Seperti elf lain, meskipun Tiara tampaknya masih remaja, dia sudah lebih dari 150 tahun.

            “Sou, seperti yang diharapkan dari Brave, untuk memiliki kemampuan berpedang dan sihir yang menakjubkan. Nama keduamu yang sebagai Divine Sword Princess bukan hanya sekedar nama saja.”

            “Oo, serius?”

Ketiga dari mereka mengalihkan perhatian mereka pada Leticia .

Sepanjang perjalanan, mereka melihat kekuatan pertempuran yang benar-benar tidak masuk akal.

Sebagai faktanya, bahkan jika mereka bertiga menantang Leticia bersama-sama, Leticia masih akan menang.

            “Master Letti tidak mungkin lebih kuat darimu sekarang, kan?”

            “Aku sekarang lebih kuat dari dia.”

            “Benar? Aku pikir aku ingin bertarung dengannya sekali, bagaimana menurutmu?”

            “Jika itu sebuah pertandingan, aku pikir Raul akan menang.”

Leticia akhirnya mengangkat tubuhnya dari meja.

            “Tapi....”

Sambil meluruskan pakaiannya, Leticia tersenyum dan berbalik menatap ke luar jendela.


            “Jika itu bukan sebuah pertandingan, Onii-chan mungkin yang akan menang?”





Kembali ke Chapter 02                                                Menuju Chapter 04

Related Posts

Yuusha-sama no Oshishou-sama Chapter 03 Bahasa Indonesia
4/ 5
Oleh

3 komentar

October 28, 2016 at 10:08 AM delete

Wynn dimana ya,ga keluar-keluar ni MC nya.

Reply
avatar
October 28, 2016 at 10:28 AM delete

Akan keluar di chapter selanjutnya

Reply
avatar