Tuesday, July 30, 2019

Genocide Online Bahasa Indonesia Bab 08



Bab 08 – Penjelajahan Makam Bawah Tanah ④


            "Ba-Bangsat siaaaaaaaaaaaa!!!!"

            Spontan, aku pun mengayunkan kapak-ku. Meski sedikit, aku mesti melampiaskan amarah ini pada orang memuakkan di atasku ini—menggerakkan tubuhnya ke samping—melakukan sapuan—melangkah mundur—mengayunkan tubuhnya secara diagonal ke belakangku—dan menebaskan belatinya—lalu menghindar dengan berjungkir balik ke belakang.

Genocide Online Bahasa Indonesia Bab 07


Bab 07 – Penjelajahan Makam Bawah Tanah ③


            "Nah, mulai sekarang mohon bantuannya, ya?"

            [… *bassa* *bassa*]

            Mulai sekarang namanya adalah Azabu, Mantel Bayangan yang telah aku jinakan sebelumnya.

Sunday, July 28, 2019

Yuusha-sama no Oshishou-sama Chapter 59 Bahasa Indonesia


Chapter 58 – Hari Pertama ②



            Anggota keluarga kerajaan mulai mengemban tanggung jawab mereka saat usianya beranjak 18 tahun.

            Namun beda halnya dengan Cornelia, sebagai tuan putri ia masih punya kewajiban untuk menjamu para tamu, seperti bangsawan dan orang terkemuka luar negeri.

            Orangnya pun baru menghadiri acara tersebut, di mana ia mesti bersabar meladeni sanjungan angkuh para bangsawan yang datang untuk menemui ayahnya. Pasca-acara tersebut, ia terburu-buru melewati koridor yang berliku-liku untuk menuju kediamannya di bagian dalam istana.

Sunday, July 14, 2019

Genocide Online Bahasa Indonesia Bab 06



Bab 06 – Penjelajahan Makam Bawah Tanah ②


           Aku tidak menemukan monster apa pun usai jalan beberapa saat, dan malah menemukan peti harta karun. Seingatku, jumlah maksimal dalam satu party adalah enam orang, termasuk pengikut dan binatang panggilan. Maka dari itu, aku pengin menjinakkan empat monster lagi. Akan merepotkan kalau aku belum menemukannya sama sekali….

            [— — — —! — — — —!]

            "?!Ada apa, Yamada?"

            Entah mengapa tindakan Yamada terlihat aneh, dan sewaktu aku memikirkan apa penyebabnya—

            "— — —Oh, jadi ini alasannya!"

            Tiba-tiba ada yang menyerang dari bayangan kakiku. Bahaya, tahu?! Sekalipun itu membuatku emosi, untuk saat ini mending periksa musuhnya dulu.

Genocide Online Bahasa Indonesia Bab 05


Bab 05 – Penjelajahan Makam Bawah Tanah ①


            Aku lanjut menjelajahi seluruh makam selepas memeriksa hasil pertarungan, dan menemukan persemayaman musuh.

            [Oouuhh….]

            Kelihatannya hanya sekadar mayat hidup—idih, bau! Bau sekali! Tempat ini sangat mengerikan bagi para pemain yang menyetel pengaturannya berdasarkan dunia nyata.

            "Aku tak pengin dekat-dekat dengannya!"

            Maka dari itu, kugenggam oborku dan memenuhi mulutku dengan minyak, lalu menyemburkannya sekaligus. Ini yang namanya teknik napas api, ‘kan?

            [… Uuhh]

            Api memang titik lemahnya, meski tidak terlalu mempan. Pasti akan cepat selesai kalau aku menghampirinya. Jadi, lebih baik segera membunuhnya supaya tidak menimbulkan masalah lain kalau membuang-buang waktu di sini.